ANALISIS KINERJA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM REPUBLIK INDONESIA SEJAHTERA EX. SPG TANJUNGPINANG TAHUN 2021-2023

Penulis

  • Riska Dwi Savitri Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Raja Novenia Ahza Nurazita Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Hadli Lidya Rikayana Universitas Maritim Raja Ali Haji

Kata Kunci:

Kinerja Keuangan, Koperasi Simpan Pinjam, Rasio Keuangan

Abstrak

Koperasi simpan pinjam merupakan salah satu jenis koperasi yang memilik peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia, terutama bagi kelompok masyarakat UMKM. Sebagai lembaga keuangan mikro, koperasi simpan pinjam bertujuan untuk membantu anggotanya dalam hal penyimpanan dana dan pemberian pinjaman dengan bunga yang relatif rendah dibandingkan lembaga keuangan lainnya oleh karena itu koperasi perlu menjaga kesehatan kinerja koperasi karena kesehatan kinerja sangat penting untuk keberlangsungan bagi suatu lembaga usaha. Koperasi Simpan Pinjam Republik Indonesia Sejahtera Ex SPG Tanjungpinang belum pernah melakukan analisis menggunakan alat analisis rasio keuangan,sehingga belum diketahui tingkat efesiensi dari dana yang dioperasionalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Republik Indonesia Sejahtera Ex SPG Tanjungpinang tahun 2021-2023 dengan menggunakan rasio likuidias, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Penelitian ini dilakukan di Koperasi Simpan Pinjam Republik Indonesia Sejahtera Ex SPG Tanjungpinang pada bulan Oktober 2024. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kinerja keuangan selama tiga tahun sebelumnya yaitu tahun 2021-2023 pada Koperasi Simpan Pinjam Republik Indonesia Sejahtera Ex SPG Tanjungpinang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh pada rasio likuiditas menggunakan perhitungan current ratio mendapatkan hasil tidak sehat, pada analisis rasio solvabilitas menggunakan perhitungan Total Asset to Debt ratio mendapatkan hasil sehat. Pada hasil analisis rasio rentabilitas menggunakan perhitungan Return On Equity mendapatkan hasil cukup sehat. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa analisis kinerja keuangan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 masih belum maksimal. Hal ini dikarenakan masih terdapat rasio yang berada dalam kriteria yang kurang sehat seperti Current Ratio dan ROE.

Savings and loan cooperatives are one type of cooperative that has an important role in the economy of the Indonesian society, especially for MSME community groups. As a microfinance institution, a savings and loan cooperative aims to help its members in terms of saving funds and providing loans with relatively low interest. In terms of storing funds and providing loans with relatively low interest compared to other financial institutions. Therefore, cooperatives need to maintain the health of cooperative performance because the health of performance is very important for the sustainability of a business institution. Republic of Indonesia Savings and Loan Cooperative. Koperasi Simpan Pinjam Republik Indonesia Sejahtera Eks SPG Tanjungpinang has never conducted an analysis using financial ratio analysis tools, so the level of efficiency of funds operated by the cooperative is not yet known. This study aims to determine financial performance of the Republic of Indonesia Prosperous Saving and Loan Cooperative Eks SPG Tanjungpinang in 2021-2023 using liquidity ratios, solvency ratios and profitability ratios. This research was conducted at Koperasi Koperasi Simpan Pinjam Republik Indonesia Sejahtera Eks SPG Tanjungpinang in October 2024. The object used in this research is financial performance analysis financial performance analysis for the previous three years, namely 2021-2023 at Koperasi Simpan Pinjam Republik Indonesia Sejahtera Ex SPG Tanjungpinang. The research method used is a qualitative descriptive method. Techniques The data collection techniques used are observation, interviews, documentation and literature study. The results of the research obtained in the liquidity ratio using the current ratio calculation get unhealthy results, in the analysis of the solvency ratio using the calculation of the debt to equity ratio ratio get unhealthy results, in the analysis of the solvency ratio, in the results of the analysis of the profitability ratio using the calculation of Return On Equity get quite healthy results. From the above results, it can be concluded that the analysis of financial performance based on the Regulation of the Minister of State for Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia, Number 06/Per/M.KUKM/V/2006 is still not optimal. This is because there are still ratios that are in unhealthy criteria such as Current Ratio and ROE.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30