UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG STUNTING DI PEKON YOGYAKARTA SELATAN

Penulis

  • Habib Pramudi Universitas Aisyah Pringsewu
  • Rice Hernanda Universitas Aisyah Pringsewu
  • Anggun Ayuni Universitas Aisyah Pringsewu
  • Melisa Universitas Aisyah Pringsewu
  • Desi Dwi Prasasti Universitas Aisyah Pringsewu
  • Nadya Nur Azizah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Tri Anisa Agustin Universitas Aisyah Pringsewu
  • Intan Pratamasari Universitas Aisyah Pringsewu
  • Susanah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Daniyati Universitas Aisyah Pringsewu

Kata Kunci:

Stunting, Gizi Anak, Pola Asuh, Edukasi Ibu, LILA, Pringsewu, Pekon Yogyakarta Selatan, Pencegahan Stunting

Abstrak

Masalah stunting masih menjadi isu krusial di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Pringsewu. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting mitra serta faktor-faktor penyebab stunting di Pekon Yogyakarta Selatan. Berdasarkan data SSGI tahun 2022, prevalensi stunting di Lampung mencapai 15,2%, sedangkan Kabupaten Pringsewu sebesar 16,2%. Hasil wawancara dengan bidan desa menunjukkan bahwa terdapat 8 balita yang mengalami stunting, yang dipengaruhi oleh pola makan yang tidak efektif dan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) ibu yang kurang dari 23,5 cm. Kurangnya pengetahuan ibu tentang penyebab stunting menjadi faktor yang turut memperparah kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi kepada orang tua, khususnya ibu balita, sebagai bentuk intervensi preventif untuk menurunkan angka stunting. Penanganan stunting perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, serta peran aktif keluarga dalam memberikan pengasuhan yang berkualitas.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29