PEMBUATAN KOSMETIK PELEMBAB DARI EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) UNTUK KULIT KERING
Kata Kunci:
Ekstrak Etanol, Labu Kuning, Pelembab, Kulit KeringAbstrak
Kulit kering atau xerosis kutis adalah kondisi kulit yang mengalami kekurangan kandungan air di stratum korneum yang ditandai dengan kulit yang halus, rapuh, dan kering dengan kondisi dibagian bawah pipi kulit kurang fleksibel, pori-pori tidak terlihat dengan jelas karena kekurangan produksi minyak dari kelenjar (sebaceous). Salah satu cara untuk mencegah terjadinya kulit kering yaitu penggunaan kosmetik pelembab . Tujuan dari penelitian ini yaitu a.) mengetahui proses pembuatan kosmetik pelembab ekstrak etanol daging buah labu kuning, b.) menganalisis mutu fisik pelembab ekstrak etanol dagig buah labu kuning dilihat (uji flavonoid, uji vitamin c, uji pH, uji homogenitas, uji viskositas), c.) menganalisis mutu fisik pelembab ekstrak etanol daging buah labu kuning dilihat dari segi tekstur, aroma dan warna (uji organoleptic), d.) menganalisis mutu fisik pelembab ekstrak etanol daging buah labu kuning dilihat dari segi kesukaan panelis (uji hedonic). Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Pengujian dilakukan oleh 7 orang panelis yang terdiri dari 2 orang dosen Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP, 3 orangahli farmasi2, dan 3 orang mahasiswi Angkatan 2020 Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP yang telah mengikuti mata kuliah kosmetologi. Penilaian dalam penelitian ini menggunakan penilaian analisis deskriptif persentase antara lain penilaian uji laboratorium, penelitian uji organoleptic dan penilaian uji hedonic. Hasil penelitian ini adalah pelembab ekstrak etanol daging buah labu kuning memiliki kandungan flavonoid dan kandungan vitamin C Dengan nilai pH masing-masing formula yaitu F1 (5%) =6,39, F2 (10%) =6,14 dan F3(15%) = 6,9, hasil uji homogenitas F1 F2 F3 menunjukkan semua formulasi sediaan homogen Uji Viskositas sudah memenuhi standar viskositas krim yaitu 3.000 cP. Mutu fisik kosmetik pelembab ekstrak daging buah labu kuning dinilai dari uji organoleptic menunjukkan produk terbaik yaitu F2 (10%) dengan tekstur sangat halus (100%), cukup beraroma buah labu kuning (28,57%) dan bewarna kuning (57,14%). Mutu Fisik pelembab ekstrak etanol daging buah labu kuning dinilai dari uji hedonic diperoleh yaitu produk yang paling diminati yaitu F2 (10%) dengan kategori sangat suka (100%).



