UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN PINUS (PINUS MERKUSII), MAHONI (SWIETENIA MACROPHYLLA), DAN KETAPANG (TERMINALIA CATAPPA) UNTUK PENGENDALIAN GULMA CYPERUS ROTUNDUS
Kata Kunci:
Bioherbisida, Pinus Merkusii, Swietenia Macrophylla, Terminalia Catappa, Cyperus RotundusAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak daun pinus (Pinus merkusii), mahoni (Swietenia macrophylla), dan ketapang (Terminalia catappa) sebagai bioherbisida terhadap gulma rumput teki (Cyperus rotundus). Penelitian dilakukan di Instiper Yogyakarta Fakultas Kehutanan selama 3 bulan. Pengujian dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Rancangan yang digunakan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL). Apabila berbeda nyata, maka dianalisis dengan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNT). Efektivitas bioherbisida dari ekstrak daun pinus, daun mahoni, dan daun ketapang terhadap pertumbuhan gulma tidak memiliki perbedaan nyata. Penelitian mengenai uji efektivitas ekstrak daun pinus, ketapang, dan mahoni untuk pengendalian gulma menunjukkan potensi dalam mengembangkan alternatif pengendalian gulma yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam pengelolaan gulma yang lebih ramah lingkungan dan memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan sumber daya alam yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
This study aims to test the effectiveness of pine (Pinus merkusii), mahoni (Swietenia macrophylla), and ketapang (Terminalia catappa) leaf extracts as bioherbicides against weed grass (Cyperus rotundus). The research was conducted at Instiper Yogyakarta Faculty of Forestry for 3 months. The test was repeated 3 times. The design used is a completely randomized design (CRD). If it is significantly different, it is analyzed by the Least Significant Difference (LSD) Further Test. The effectiveness of bioherbicides from pine leaf extract, mahogany leaves, and ketapang leaves on weed growth has a not significant difference. Research on the effectiveness test of pine, ketapang, and mahogany leaf extracts for weed control shows the potential in developing alternatives to weed control that are more environmentally friendly. This research opens opportunities for further development in weed management that is more environmentally friendly and makes an important contribution to the management of natural resources that are more environmentally friendly and sustainable.



