PENYIRAMAN SEMAI SENGON DENGAN SISTEM KENDALI JARAK JAUH
Kata Kunci:
Penyiraman Otomatis, Iot, Persemaian Sengon, Efisiensi Air, Bibit Tanaman, Teknologi KehutananAbstrak
Sistem penyiraman otomatis berbasis kendali jarak jauh dengan teknologi Internet of Things (IoT) dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penyiraman pada persemaian sengon. Persemaian sering kali menghadapi tantangan dalam distribusi air yang merata dan penggunaan tenaga kerja manual yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara durasi penyiraman, jumlah air yang diterima semai, dan kualitas bibit dengan memanfaatkan alat penyiraman otomatis yang terhubung ke jaringan Wi-Fi. Sistem ini menggunakan berbagai komponen seperti pompa dorong, solenoid valve, dan smart plug yang terintegrasi dengan aplikasi pengendali berbasis IoT. Pengujian dilakukan dengan variasi durasi penyiraman pada 50 polybag bibit sengon selama periode tertentu. Data yang dikumpulkan mencakup berat semai sebelum dan setelah penyiraman, yang dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan antara waktu penyiraman dan jumlah air yang diserap. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun hubungan linier dapat teridentifikasi, pengaruhnya tidak signifikan secara statistik (R² = 0,022, p > 0,05), menunjukkan bahwa faktor lain juga memengaruhi efektivitas sistem penyiraman. Sistem penyiraman otomatis ini terbukti mampu mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual dan memastikan distribusi air yang lebih merata dibandingkan metode konvensional. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kelemahan, seperti perlunya pengujian lanjutan untuk mengoptimalkan kinerja sistem dan mengevaluasi efektivitasnya dalam jangka panjang. Dengan pengembangan lebih lanjut, sistem ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas bibit dalam sektor kehutanan.
An automatic watering system based on remote control with Internet of Things (IoT) technology was developed as a solution to increase the efficiency and effectiveness of the watering process in sengon seedlings. Nurseries often face challenges in the equitable distribution of water and the inefficient use of manual labor. This study aims to evaluate the relationship between watering duration, the amount of water received by seedlings, and the quality of seedlings by utilizing automatic watering devices connected to Wi-Fi networks. This system uses various components such as push pumps, solenoid valves, and smart plugs that are integrated with IoT-based controller applications. The test was carried out with variations in watering duration on 50 sengon seedling polybags during a certain period. The data collected included seedling weight before and after watering, which was analyzed using simple linear regression to find out the relationship between watering time and the amount of water absorbed. The results of the analysis showed that although a linear relationship could be identified, the effect was not statistically significant (R² = 0.022, p > 0.05), suggesting that other factors also affected the effectiveness of the watering system. This automatic watering system has been proven to reduce the dependence on manual labor and ensure a more even distribution of water compared to conventional methods. However, the study also identified some weaknesses, such as the need for advanced testing to optimize the system's performance and evaluate its effectiveness in the long run. With further development, this system has great potential to improve the productivity and quality of seedlings in the forestry sector.



