IMPLEMENTASI PARIWISATA BERKELANJUTAN DI WISATA SEJARAH KAMPUNG KAPITAN PALEMBANG

Penulis

  • Salsabila Rahmadina Putri Iswan Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta, Indonesia
  • Halim Ahmad Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta, Indonesia
  • Amin Kiswantoro Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Cagar Budaya, Kampung Kapitan, Manajemen Pariwisata, Pariwisata Berkelanjutan, Wisata Sejarah

Abstrak

Pariwisata berkelanjutan menjadi pendekatan penting untuk memastikan bahwa pengembangan destinasi wisata mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan. Sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Palembang, Kampung Kapitan memiliki nilai warisan budaya yang tinggi, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam aspek pengelolaan dan keberlanjutan destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan di Kampung Kapitan berdasarkan dua belas tujuan pariwisata berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, studi dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Kapitan memiliki kekuatan pada aspek pelestarian kekayaan budaya, keharmonisan sosial, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan destinasi. Namun demikian, beberapa dimensi keberlanjutan masih belum optimal, terutama pada aspek kelayakan ekonomi, kualitas tenaga kerja, fasilitas pengunjung, kebersihan lingkungan, aksesibilitas infrastruktur, dan kemitraan kelembagaan. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan kolaborasi antara masyarakat lokal dan pemerintah untuk meningkatkan pengelolaan destinasi tanpa mengurangi keaslian warisan budaya yang dimiliki sehingga keberlanjutan destinasi dapat terjaga dalam jangka panjang.

Sustainable tourism has become an essential approach to ensuring that tourism development provides long-term economic, socio-cultural, and environmental benefits. As one of the historical tourism destinations in Palembang, Kampung Kapitan possesses significant cultural heritage value but faces various challenges related to destination management and sustainability practices. This study aims to analyze the implementation of sustainable tourism principles in Kampung Kapitan based on the twelve sustainable tourism goals. A qualitative descriptive approach was employed through field observations, in-depth interviews with key stakeholders, documentation studies, and literature reviews. The findings reveal that Kampung Kapitan demonstrates strong performance in preserving cultural richness, maintaining social harmony, and encouraging local participation in management. However, several sustainability dimensions remain weak, particularly economic viability, employment quality, visitor facilities, environmental cleanliness, infrastructure accessibility, and institutional partnerships. The study implies that stronger collaboration between local communities and government institutions is required to improve destination management while preserving the site's cultural authenticity and ensuring its long-term sustainability.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30