DETEKSI DINI SERANGAN SIBER PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN WAZUH
Kata Kunci:
Keamanan Siber, Wazuh, IDS, SIEM, Website Akademik, Deteksi Dini Serangan SiberAbstrak
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong institusi pendidikan untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis web sebagai sarana utama penyediaan layanan akademik dan penyebaran informasi. Namun, peningkatan pemanfaatan teknologi tersebut juga diiringi dengan meningkatnya ancaman serangan siber, seperti SQL Injection, Brute Force, dan Distributed Denial of Service (DDoS), yang berpotensi mengganggu ketersediaan layanan, merusak integritas data, serta menurunkan kepercayaan publik. Website Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Bengkalis sebagai pusat informasi akademik belum dilengkapi dengan sistem monitoring dan deteksi keamanan siber secara real-time, sehingga rentan terhadap serangan yang sulit terdeteksi secara dini.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem deteksi dini serangan siber pada sistem informasi akademik berbasis web menggunakan Wazuh sebagai Host-based Intrusion Detection System (HIDS) dan Security Information and Event Management (SIEM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimental melalui implementasi langsung sistem Wazuh pada server website jurusan. Sistem ini melakukan pemantauan dan analisis log secara real-time, dilengkapi dengan visualisasi dashboard berbasis web serta integrasi notifikasi otomatis melalui Telegram Bot. Pengujian dilakukan dengan mensimulasikan serangan siber berupa SQL Injection, Brute Force, dan DDoS sederhana untuk mengevaluasi kemampuan sistem dalam mendeteksi dan merespons ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wazuh mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time, mengklasifikasikan tingkat keparahan serangan, serta mengirimkan notifikasi secara cepat kepada administrator melalui Telegram. Implementasi sistem ini terbukti meningkatkan visibilitas keamanan, mempercepat respons terhadap insiden, dan memperkuat ketahanan keamanan website jurusan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penerapan sistem deteksi dini serangan siber berbasis open source pada lingkungan pendidikan tinggi, khususnya pada sistem informasi akademik berbasis web.



