KEKERASAN PADA ANAK DI INDONESIA: FAKTOR PENYEBAB, DAMPAK PSIKOLOGIS, DAN STRATEGI PENCEGAHANNYA

Penulis

  • Rini Universitas Pamulang
  • Aura Prisca Universitas Pamulang
  • Agam Malik Universitas Pamulang
  • Heru Kurniawan Universitas Pamulang

Kata Kunci:

Kekerasan Anak, Trauma Psikologis, Perlindungan Anak, Keluarga, Indonesia

Abstrak

Tantangan sosial utama di Indonesia adalah berlanjutnya kekerasan terhadap anak, yang diamati di dalam rumah tangga, lembaga pendidikan, dan ruang publik. Realitas ini menunjukkan bahwa anak-anak terus menghadapi ancaman terhadap hak-hak dasar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor etiologi, dampak psikologis, dan langkah-langkah pencegahan yang terkait dengan kekerasan terhadap anak di Indonesia. Melalui lensa kualitatif deskriptif, studi ini meneliti literatur nasional dan internasional yang relevan dari tahun 2018 hingga 2025. Temuan yang diidentifikasi mengungkapkan bahwa kesulitan ekonomi, pendekatan pengasuhan otoriter, ketidaksetaraan gender, dan mekanisme perlindungan anak yang lemah merupakan kekuatan dominan yang mendorong kekerasan terhadap anak. Dampaknya berkepanjangan, memengaruhi tidak hanya kesehatan fisik tetapi juga kondisi psikologis seperti depresi dan kecemasan, dan melanggengkan kekerasan lintas generasi. Penting untuk pencegahan yang efektif adalah tindakan terkoordinasi lintas sektor—keluarga, sekolah, dan pemerintah—yang dipromosikan oleh pendidikan pengasuhan positif dan penguatan undang-undang perlindungan anak. Penelitian ini menggarisbawahi bahwa melindungi anak dari kekerasan lebih dari sekadar mandat hukum atau kelembagaan; Merupakan suatu keharusan moral kolektif dan upaya masyarakat untuk memastikan lingkungan yang aman dan mendukung bagi setiap anak di Indonesia.

A primary societal challenge in Indonesia is the persistence of child violence, observed within households, educational establishments, and public domains. This reality indicates that children continue to face threats to their basic rights. This inquiry aims to determine the etiological factors, psychological impacts, and preventive measures associated with child abuse in the Indonesian setting. Through a descriptive qualitative lens, the study examined relevant national and international literature from 2018 to 2025. The identified findings reveal that economic hardship, authoritarian parenting approaches, gender inequity, and weak child protection mechanisms are the predominant forces driving violence against children. The repercussions are protracted, affecting not only physical health but also psychological states like depression and anxiety, and perpetuating violence across generations. Essential for effective prevention is coordinated action across sectors-families, schools, and government-promoted by positive parenting education and the solidification of child protection laws. This research underscores that safeguarding children from violence is more than a legal or institutional mandate; it is a collective moral imperative and societal endeavor to ensure a secure and supportive environment for every child in Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30