YOGHURT SUSU KAMBING DENGAN PENAMBAHAN MADU SEBAGAI PEMANIS ALAMI

Penulis

  • Muhammad Alief Polbangtan Gowa
  • Andi Triana Polbangtan Gowa
  • Nuraeni Polbangtan Gowa

Kata Kunci:

Yoghurt Susu Kambing, Madu, Organoleptik, pH, Keasaman

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan madu sebagai pemanis alami terhadap kualitas yoghurt berbahan dasar susu kambing. Yoghurt susu kambing dikenal memiliki kandungan nutrisi yang baik namun kurang diterima oleh konsumen karena rasa dan aromanya yang khas. Penambahan madu diharapkan dapat meningkatkan kualitas organoleptik dan nilai fungsional produk.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu P0 (tanpa madu), P1 (6% madu), P2 (9% madu), dan P3 (12% madu), masing-masing dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi pH, keasaman total, serta uji organoleptik terhadap rasa, aroma, warna, dan tekstur dengan melibatkan 15 panelis.Hasil menunjukkan bahwa penambahan madu berpengaruh nyata terhadap pH, rasa, aroma, dan warna yoghurt susu kambing, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keasaman total dan tekstur. Perlakuan terbaik diperoleh pada P3 (12% madu) yang memiliki nilai organoleptik tertinggi dengan cita rasa dan aroma paling disukai panelis. Produk yang dihasilkan juga memenuhi standar mutu berdasarkan SNI untuk yoghurt.Penambahan madu tidak hanya meningkatkan kualitas sensorik, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai gizi dan daya terima yoghurt susu kambing di kalangan konsumen.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30