STUDY LITERATUR: ESCHERICHIA COLI RESISTEN ANTIBIOTIK PADA (MUSCA DOMESTICA)

Penulis

  • Hildagardis Radja Ito Universitas Nusa Cendana
  • Novalino Harold Geoffrey Kallau Universitas Nusa Cendana

Kata Kunci:

Musca Domestica, Escherichia Coli, Resistensi, Antibiotik, Sanitasi

Abstrak

Lalat rumah (Musca domestica) dikenal sebagai vektor mekanik yang dapat membawa berbagai jenis patogen, termasuk bakteri Escherichia coli (E. coli). Meskipun sebagian besar strain E. coli bersifat normal dalam saluran pencernaan manusia dan hewan, beberapa strain dapat menimbulkan penyakit serius dan menunjukkan resistensi terhadap berbagai jenis antibiotik. Studi literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi prevalensi E. coli yang diisolasi dari lalat rumah dan tingkat resistensinya terhadap antibiotik di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hasil analisis dari 33 artikel ilmiah menunjukkan bahwa E. coli yang dibawa oleh Musca domestica telah menunjukkan resistensi terhadap berbagai antibiotik seperti sefotaksim, seftazidim, tetrasiklin, streptomisin, ampisilin, kloramfenikol, perfloksasin, gentamisin, amoksilin, kiprofloksasin, kotrimoksazol, sparfloksasin, augmentin, ofloksasin, sefaleksin, sefuroksim dan aztreonam. Temuan ini memperkuat pentingnya pengawasan sanitasi lingkungan dan penggunaan antibiotik yang bijak sebagai langkah pencegahan resistensi antimikroba, demi melindungi kesehatan manusia dan hewan.

 

The housefly (Musca domestica) is recognized as a mechanical vector capable of carrying various pathogens, including the bacterium Escherichia coli (E. coli). While most strains of E. coli are harmless and part of the normal gut flora in humans and animals, certain strains can cause serious illness and have developed resistance to multiple antibiotics. This literature review aims to evaluate the prevalence of E. coli isolated from houseflies and its antibiotic resistance profile across various countries, including Indonesia. Data from 33 scientific articles reveal that E. coli carried by Musca domestica has shown resistance to several antibiotics such as ampicillin, tetracycline, ceftazidime, and trimethoprim/sulfamethoxazole. These findings highlight the need for better environmental sanitation practices and prudent antibiotic use to prevent the growing threat of antimicrobial resistance, safeguarding both human and animal health.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29