PENERAPAN DESAIN HEMAT ENERGI PADA PERANCANGAN RUSUNAWA KAWASAN INDUSTRI DI KABUPATEN SIDOARJO

Penulis

  • Dzamiir Dzaky Fawwaz Khan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Mufidah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Perancangan, Rusunawa, Desain, Hemat Energi, Sidoarjo

Abstrak

Perkembangan pada sektor industri pada Kabupaten Sidoarjo mengalami kenaikan yang sangat pesat, sejumlah 1203 sektor industri yang tersebar di 18 kecamatan, serta total pekerja industri di Kabupaten Sidoarjo per tahun 2018 berjumlah 164.650 pegawai. Mengakibatkan urban sprawl, yaitu mengalami pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dari Kota Metrapolitan Surabaya. Sehingga permintaan masyarakat akan hunian dengan keterbatasan lahan di sekitar kawasan industri dengan lingkungan berpolusi dapat menurunkan kualitas lingkungan hidup menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan hunian yang layak di Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu, dapat dilakukan dengan penerapan desain hemat energi pada perancangan hunian vertikal (rusunawa) kawasan industri di Kabupaten Sidoarjo. Sehingga penelitian ini menggunakan metode dasar kualitatif deskriptif untuk meninjau penerapan dari konsep arsitektur bioklimatik pada perancangan rumah susun sederhana sewa yang memiliki prinsip dari pendekatan konsep bioklimatik meliputi seperti, orientasi bangunan, fasade bangunan, dasar perencanaan meliputi analisis tapak, ventilasi alami, pemilihan material berkelanjutan, alat bayang pasif, taman vertikal yang mampu menekan penggunaan energi tanpa mengurangi kenyamanan penghuni. Penyesuaian desain dengan iklim Kabupaten Sidoarjo dan kebutuhan pekerja industri yang mendukung efisiensi operasional serta menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif.

The rapid industrial development in Sidoarjo Regency, with 1,203 industrial sectors across 18 sub-districts employing 164,650 workers as of 2018, has led to urban sprawl and population growth from Surabaya. This creates challenges in meeting the demand for housing near industrial areas, especially with limited land and environmental degradation. To address this, energy-efficient design principles can be applied to vertical housing (Rusunawa) for industrial areas in Sidoarjo. This research uses a descriptive qualitative method to explore bioclimatic architecture concepts, focusing on building orientation, facades, site planning, natural ventilation, sustainable materials, passive shading, and vertical gardens. These strategies aim to reduce energy use while ensuring occupant comfort, adapting to Sidoarjo's climate, and supporting the needs of industrial workers for a healthy and efficient living environment.

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-30