NEGOSIASI DAN LOBI STRATEGIS INFLUENCER DALAM KEMITRAAN BRAND: ANALISIS KOMUNIKASI PADA KASUS KONTEN KREATOR REIZUKA ARI DAN L’ORÉAL PARIS INDONESIA
Kata Kunci:
Brand Community, Influencer Marketing, Komunikasi Digital, Lobi Strategis, Negosiasi, Personal BrandingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi, negosiasi, dan lobi yang dilakukan oleh influencer dalam menjalin kemitraan brand, dengan studi kasus pada konten kreator Reizuka Ari dan kolaborasinya bersama L’Oréal Paris Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik analisis isi, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Reizuka Ari membangun komunikasi strategis melalui narasi digital yang selaras dengan nilai-nilai brand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan kolaborasi tidak hanya dipengaruhi oleh popularitas influencer, tetapi juga oleh kesesuaian nilai personal branding, kredibilitas komunikasi, serta keterlibatan emosional audiens. Strategi lobi yang dilakukan bersifat implisit, melalui konsistensi citra diri dan afinitas nilai dengan brand, sedangkan proses negosiasi terwujud dalam bentuk kontribusi aktif influencer dalam penyusunan konten dan narasi kampanye. Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran peran influencer dari sekadar endorser menuju aktor strategis dalam komunikasi pemasaran digital. Dalam konteks ini, pendekatan komunikasi interpersonal, digital trust, serta kemampuan membangun komunitas brand menjadi kunci dalam menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan. Studi ini memberikan kontribusi bagi pemahaman dinamika komunikasi antara aktor kreatif digital dan brand, serta membuka ruang pengembangan model kolaborasi komunikasi strategis di era digital.
This study aims to analyze the communication, negotiation, and lobbying strategies employed by influencers in brand partnerships, using Reizuka Ari’s collaboration with L’Oréal Paris Indonesia as a case study. Using a qualitative descriptive approach and content analysis techniques, the research explores how Reizuka Ari strategically communicates brand values through digital narratives. The findings reveal that successful collaboration is not solely influenced by popularity, but also by alignment of personal branding, communicative credibility, and emotional audience engagement. Lobbying strategies were found to be implicit, built through consistent self-image and shared brand values, while negotiation appeared through active involvement in content and campaign design. These findings indicate a shifting role of influencers—from mere endorsers to strategic actors in digital marketing communication. Interpersonal communication, digital trust, and the ability to foster brand communities emerged as key components in creating mutually beneficial partnerships. This study contributes to a deeper understanding of digital creative actors’ interactions with brands, and provides a foundation for developing strategic communication models in the digital era.


