IMPLEMENTASI BANGUNAN DENGAN PENDEKATAN ANOLOGI PADA PERANCANGAN FASILITAS PERTUNJUKAN TARI CAPING NGANCAK

Penulis

  • Adelia Dwi Anggraeni Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Dadoes Soemarwanto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Simbolisme, Caping, Ngancak, Fasilitas, Pertunjukan, Prestasi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan simbolisme arsitektur dalam perancangan ruang pertunjukan Tari Caping Ngancak di Lamongan. Kabupaten Lamongan menghasilkan Tari Caping Ngancak, sebuah representasi artistik dari kehidupan pertanian. Desain ini ekspresif dan bermakna karena menarik perbandingan antara gerakan tarian dan bentuk topi petani. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang melibatkan analisis dokumen, observasi lapangan, wawancara, dan studi kasus. Hasil arsitektural menunjukkan bagaimana ruang pertunjukan dapat digunakan untuk mempromosikan keterlibatan masyarakat dan melestarikan seni tradisional. Ide arsitektural simbolisme secara efektif memadukan aspek budaya lokal dengan hasil perubahan bentuk bangunan, di mana balkon dan kanopi yang dikelilingi oleh pilar-pilar melambangkan tangan-tangan yang melingkari mencerminkan kesatuan antara manusia dan alam serta menghormati tradisi dan budaya lokal.

This research aims to use architectural symbolism in designing the Caping Ngancak Dance performance space in Lamongan. Lamongan Regency produces the Caping Ngancak Dance, an artistic representation of agricultural life. This design is expressive and meaningful because it draws comparisons between dance movements and the shape of a farmer's hat. This research uses a qualitative methodology involving document analysis, field observations, interviews, and case studies. The architectural results demonstrate how performance spaces can be used to promote community engagement and preserve traditional art. The architectural idea of symbolism effectively combines aspects of local culture with the resulting changes in the shape of the building, where the balconies and canopies surrounded by pillars symbolize the arms encircling

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-30