ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KESTABILAN LERENG TANAH STUDI KASUS DI DAERAH BATU HIJAU, KECAMATAN SEKONGKANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Kata Kunci:
Pemanasan Global, Pulau Sumbawa, Struktur GeologAbstrak
Pemanasan global, yang dipicu oleh akumulasi gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4), mempercepat perubahan iklim global yang menyebabkan cuaca ekstrem dan bencana alam. Kerusakan hutan sebagai penyerap CO2 utama memperburuk pemanasan global dan ketidakstabilan lingkungan. Di Indonesia, Pulau Sumbawa menampilkan morfologi unik akibat aktivitas vulkanik dan tektonik. Bagian utara pulau didominasi oleh kompleks vulkanik, termasuk Gunung Tambora, yang pernah mengalami letusan besar pada tahun 1815, sementara bagian selatan dipenuhi perbukitan curam akibat aktivitas tektonik. Pola aliran sungai radial di pulau ini mencerminkan topografi vulkanik yang khas. Struktur geologi di Batu Hijau, Sumbawa Barat, menunjukkan pola sesar dan kekar yang dipengaruhi oleh pergerakan lempeng tektonik dan intrusi magma. Kombinasi aktivitas geologi tersebut menciptakan lereng dengan kerentanan tinggi terhadap longsor. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengelolaan sumber daya alam dan mitigasi bencana di kawasan tersebut.


