PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KELUARGA MELALUI EKONOMI KREATIF DI DESA WALUR KECAMATAN KRUI SELATAN PESISIR BARAT
Kata Kunci:
Pemberdayaan Perempuan, Ekonomi KreatifAbstrak
Pemberdayaan perempuan melalui ekonomi kreatif merupakan langkah strategis untuk meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat. Ekonomi kreatif yang mencakup berbagai bidang seperti seni, teknologi, dan kriya memberikan peluang bagi perempuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka sehingga berdampak pada kemajuan ekonomi. Permasalahan yang diambil pada penelitian ini adalah bagaimana proses pemberdayaan perempuan dalam pengembangan ekonomi keluarga melalui ekonomi kreatif di Desa Walur Kecamatan Krui Selatan Pesisir Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan perempuan dalam pengembangan ekonomi keluarga melalui ekonomi kreatif di Desa Walur Kecamatan Krui Selatan Pesisir Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian field research sedangkan dalam mengumpulkan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, penulis menggunakan teknik purposive sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan pada pertimbangan dan kriteria tertentu. Berdasarkan kriteria yang penulis tentukan maka sampel yang diambil berjumlah 7 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan menganyam produk Kuralin Bag yang dilakukan Bapak Ricky melalui tahap sosialisasi, tahap pelatihan keterampilan, dan pendampingan usaha telah meningkatkan pengetahuan, kreatifitas dan keterampilan perempuan di Desa Walur sehingga berakibat pada meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat di Desa Walur. Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Bapak Ricky memberikan dampak yang positif terhadap meningkatnya ekonomi keluarga yakni para perempuan Desa Walur sudah memiliki keahlian dalam menganyam produk Kuralin Bag dan hasil penjualan produk meningkatkan pendapatan bagi perempuan sehingga ekonomi keluarga menjadi berkembang dan lebih baik.
Empowering women through the creative economy is a strategic step to enhance the role of women in the economic development of families and communities. Creative economy, which encompasses various fields such as art, technology, and crafts, provides opportunities for women to enhance their knowledge and skills, thereby impacting economic progress. The issue addressed in this research is how the process of empowering women in the development of family economy through creative economy in Walur Village, Krui Selatan District, Pesisir Barat. The objective of this research is to understand the process of empowering women in the development of family economy through creative economy in Walur Village, Krui Selatan District, Pesisir Barat. This research uses a descriptive qualitative method with a field research type, while data collection employs observation, interviews, and documentation methods. Additionally, the author used purposive sampling technique, which involves selecting samples based on specific considerations and criteria. Based on the criteria determined by the author, a sample of 7 individuals was taken. The research results show that the empowerment of women through skill training in weaving Kuralin Bag products conducted by Mr. Ricky through the stages of socialization, skill training, and business mentoring has increased the knowledge, creativity, and skills of women in Walur Village, resulting in increased income and economic independence for the community in Walur Village. The empowerment activities carried out by Mr. Ricky have a positive impact on the improvement of family economies, as the women of Walur Village now have expertise in weaving Kuralin Bag products, and the sales of these products have increased their income, leading to the development and betterment of family economies.


