ANALISA KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL ( Studi Kasus Simpang Tiga Tidak Bersinyal Jalan Soekarno-Hatta Km 0,5 Kota Balikpapan )
Kata Kunci:
Simpang, Kapaasitas, Derajat KejenuhanAbstrak
Sistem transportasi perkotaan sangat penting untuk mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi suatu kota. Simpang tidak bersinyal adalah infrastruktur yang berdampak pada aliran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis simpang tiga yang tidak bersinyal di Jalan Soekarno-Hatta KM 0,5 Kota Balikpapan. Metode analisis meliputi pengumpulan data lalu lintas, pengamatan lapangan, serta evaluasi geometrik dan operasional simpang. Berdasarkan hasil pengamatan permasalahan tersebut perlu dilakukan analisa simpang yang mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI–2023), sehingga hasil yang peroleh adalah kapasitas dasar simpang sebesar 1992,84 smp/jam, derajat kejenuhan sebesar (DJ) sebesar 3,21 dan peluang antrian simpang sebesar 0,02% hingga 1,52 %. Rekomendasi perbaikan meliputi optimalisasi timing sinyal, peningkatan geometri simpang, serta penerapan teknologi informasi untuk monitoring dan pengaturan lalu lintas. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan efisiensi dan keselamatan lalu lintas di simpang tidak bersinyal, serta menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan transportasi perkotaan di Kota Balikpapan.


