AKSELERASI DESA MANDIRI MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN BERBASIS SDGS: KAJIAN MONITORING DAN EVALUASI DI DESA JAYASAMPURNA, KABUPATEN BEKASI

Penulis

  • Nurul Laila Isnaeni Universitas Pelita Bangsa
  • Yohana Mega Sari Situmorang Universitas Pelita Bangsa
  • Wiyarno Universitas Pelita Bangsa

Kata Kunci:

KKN, Desa Jayasampurna, Situ Leungsir, Pemberdayaan UMKM, Promosi Digital, Monitoring Dan Evaluasi

Abstrak

Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Akselerasi Desa Mandiri dan Tangguh melalui Inovasi Sosial, Ekonomi, dan Digital Berbasis SDGs”. Observasi awal tim KKN mengidentifikasi beberapa permasalahan utama, di antaranya minimnya tingkat kunjungan konsumen di kawasan wisata Situ Leungsir yang berdampak pada belum optimalnya pendapatan UMKM lokal, minimnya fasilitas keselamatan di Jalan Sasak Mare, keterbatasan legalitas dan pemasaran digital pelaku UMKM, serta kebutuhan penguatan literasi, keagamaan, dan kesiapsiagaan bencana bagi anak-anak dan remaja setempat. Berdasarkan hasil tersebut, disusun enam bidang program kerja, yaitu: (1) Pengembangan Wisata Situ Leungsir, (2) Revitalisasi Jalan Sasak Mare, (3) Pemberdayaan UMKM, (4) Bidang Pendidikan, (5) Bidang Keagamaan, dan (6) Bidang Sosial Kemasyarakatan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan wawancara lapangan, perumusan program kerja, implementasi kegiatan pada periode 23 Juli hingga 22 Agustus 2026, serta monitoring dan evaluasi mingguan yang dilaksanakan pada periode 9–15 Agustus 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar program kerja telah terlaksana sesuai target, meliputi kerja bakti dan penghijauan kawasan situ, pemasangan spot foto instagramable dan papan informasi, pemasangan pipa reflektor di Jalan Sasak Mare, seminar legalitas usaha dan digital marketing bagi UMKM, pemasangan papan jalur evakuasi dan denah sekolah, sosialisasi anti-bullying dan pencegahan cacingan, santunan anak yatim, serta persiapan perayaan HUT RI ke-81 di tingkat desa. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kemandirian ekonomi, keselamatan infrastruktur, dan kualitas pendidikan serta kehidupan sosial masyarakat Desa Jayasampurna.

Jayasampurna Village, Serang Baru Sub-district, Bekasi Regency, served as the site for the Community Service Program (KKN) of Universitas Pelita Bangsa for the 2025/2026 academic year, carried out under the theme “Accelerating Independent and Resilient Villages through Social, Economic, and Digital Innovation Based on the SDGs.” Preliminary observations by the KKN team identified several key issues, including low visitor turnout at the Situ Leungsir tourist area which limited the income of local MSMEs, inadequate safety facilities on the Sasak Mare Bridge, limited business legality and digital marketing among MSME actors, and the need to strengthen literacy, religious education, and disaster preparedness among local children and youth. Based on these findings, six work program areas were developed: (1) Situ Leungsir tourism development, (2) Sasak Mare Bridge revitalization, (3) MSME empowerment, (4) education, (5) religious affairs, and (6) social and community affairs in commemoration of Indonesia's Independence Day. The implementation method included field observation and interviews, program formulation, activity implementation from 23 July to 22 August 2026, and weekly monitoring and evaluation conducted during the period of 9–15 August 2026. The results show that most work programs were carried out as targeted, including communal work and greening activities around the lake, installation of an Instagrammable photo spot and information boards, installation of reflector pipes on the Sasak Mare Bridge, seminars on business legality and digital marketing for MSMEs, installation of evacuation route signs and school maps, anti-bullying and worm-prevention outreach, support for orphaned children, and preparations for the 81st Indonesian Independence Day celebration at the village level. This community service activity is expected to generate a sustainable impact on the economic independence, infrastructure safety, and educational and social well-being of the Jayasampurna Village community.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31