TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

Penulis

  • Vivin Mariswati Bijae Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN)
  • Demaya Nomleni Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN)
  • Melci Abital Fai Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN)
  • Maria Indriani Sesfao Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN)

Kata Kunci:

Konstruktivisme, Teori Belajar, Pendidikan Agama Kristen, Pembelajaran

Abstrak

Teori belajar konstruktivisme menekankan peran aktif peserta didik dalam membangun pengetahuannya sendiri melalui pengalaman dan interaksi sosial. Artikel ini membahas konsep konstruktivisme, pandangan para ahli seperti John Dewey, Jean Piaget, dan Lev Vygotsky, serta kelebihan, kekurangan, dan implikasi pembelajaran konstruktivisme dalam kegiatan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber yang berkaitan dengan teori belajar konstruktivisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran konstruktivisme mendorong peserta didik berpikir kritis, aktif berpartisipasi, dan membangun pemahaman secara mandiri. Dalam Pendidikan Agama Kristen, penerapan konstruktivisme dapat membantu peserta didik menerapkan nilai Kristiani seperti kejujuran dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Constructivism learning theory emphasizes the active role of students in constructing their own knowledge through experience and social interaction. This article discusses the concept of constructivism, views of experts such as John Dewey, Jean Piaget, and Lev Vygotsky, as well as the advantages, disadvantages, and implications of constructivist learning in educational activities. The method used in this study is a literature study by analyzing various references related to constructivist learning theory. The results show that constructivist learning encourages students to think critically, actively participate, and build understanding independently. In Christian Religious Education, constructivist learning can help students apply Christian values such as honesty and love in everyday life.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30