ANALISIS CITRAAN DALAM NOVEL ALGIO KARYA RAJA AMANDA CITRA LESTARI

Penulis

  • Sri Rahayu Universitas Islam Riau
  • Andhini Permata Putri Universitas Islam Riau
  • Annisa Dwiyana Universitas Islam Riau
  • Efril Wans Hanum Universitas Islam Riau
  • Fitriyani Universitas Islam Riau
  • Khairunnisa Ramadhani Universitas Islam Riau
  • Raja Amanda Citra Lestari Universitas Islam Riau
  • Sapna Tri Handayani Universitas Islam Riau

Kata Kunci:

Citraan, Stilistika, Novel, Prosa Fiksi, Analisis Sastra

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran citraan dalam karya sastra, khususnya prosa fiksi, sebagai sarana membangun pengalaman imajinatif dan emosional pembaca. Kajian ini menggunakan pendekatan stilistika dengan fokus pada teori citraan yang meliputi citraan penglihatan, pendengaran, gerak, perabaan, dan penciuman, sebagaimana dikemukakan oleh para ahli sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi terhadap novel Algio karya Raja Amanda Citra Lestari. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan klasifikasi jenis citraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Algio terdapat lima jenis citraan dominan, yaitu citraan penglihatan, pendengaran, gerak, perabaan, dan penciuman. Citraan penglihatan menjadi yang paling banyak digunakan untuk menggambarkan tokoh, latar, dan suasana. Sementara itu, citraan lainnya berfungsi memperkuat aspek emosional, konflik, serta dinamika cerita. Penggunaan citraan secara keseluruhan mampu menghidupkan cerita dan meningkatkan daya imajinasi pembaca. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa citraan merupakan unsur stilistika yang penting dan dominan dalam novel Algio, yang berkontribusi besar dalam membangun keindahan dan kekuatan ekspresi karya sastra.

This research is motivated by the importance of imagery in literary works, particularly prose fiction, as a means of constructing imaginative and emotional experiences for readers. This study employs a stylistic approach, focusing on imagery theory, encompassing visual, auditory, movable, tactile, and olfactory imagery, as proposed by literary scholars. The research method employed was descriptive qualitative, with data collection consisting of a documentary study of Raja Amanda Citra Lestari's novel, Algio. Data were obtained through reading and note-taking techniques, then analyzed based on the classification of imagery types. The results indicate that Algio contains five dominant types of imagery: visual, auditory, movable, tactile, and olfactory imagery. Visual imagery is most frequently used to describe characters, setting, and atmosphere. Meanwhile, other imagery serves to strengthen the emotional aspects, conflict, and dynamics of the story. The use of imagery, as a whole, brings the story to life and enhances the reader's imagination. Thus, it can be concluded that imagery is an important and dominant stylistic element in Algio, contributing significantly to the beauty and expressive power of the literary work.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29