IMPLEMENTASI SISTEM DEADMAN LOKOMOTIF PADA KENDARAAN RODA EMPAT UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN BERKENDARA

Penulis

  • Dhimas Basurama Politeknik Negeri Malang
  • Azam Muzakhim Imammuddin Politeknik Negeri Malang

Kata Kunci:

Sistem Deadman, Keselamatan Berkendara, Teknologi Keselamatan

Abstrak

Keselamatan berkendara merupakan aspek krusial dalam pengoperasian kendaraan, khususnya kendaraan roda empat yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu teknologi yang berpotensi meningkatkan keselamatan adalah deadman system, yang secara umum telah diterapkan pada lokomotif kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem deadman pada kendaraan roda empat guna mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi kehilangan kendali akibat kelelahan, gangguan kesehatan, atau kondisi darurat lainnya. Metode penelitian meliputi perancangan dan pengembangan sistem deadman berbasis mikrokontroler yang dikombinasikan dengan sensor untuk mendeteksi aktivitas pengemudi. Sistem dirancang untuk mendeteksi ketidakhadiran pengemudi atau tidak adanya aktivitas tertentu dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Apabila kondisi tersebut terdeteksi, sistem akan memberikan peringatan awal berupa suara atau getaran, dan apabila tidak ada respons, sistem akan mengaktifkan melakukan pengereman.

Driving safety is a crucial aspect of vehicle operation, especially for four-wheeled vehicles used daily. One technology that can enhance safety is the deadman system, which is commonly applied to locomotive trains. This research aims to implement a deadman system in four-wheeled vehicles to prevent accidents caused by the driver losing control due to fatigue, health issues, or other emergencies. The method involves designing and developing a microcontroller-based deadman system combined with sensors that detect the driver's presence and activity, such as pressure sensors on the seat and motion sensors on the steering wheel. The system is designed to detect the absence of the driver or a lack of certain activities within a specified period. When such conditions are detected, the system issues an initial warning via sound or vibration, and if there is no response, it activates safety mechanisms such as gradually reducing the vehicle's speed until a complete stop.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30