PRODUKSI EDIBLE FLOWERS ANYELIR (DIANTHUS SP.) DENGAN APLIKASI SISTEM IRIGASI TETES DAN VARIASI MEDIA TANAM
Kata Kunci:
Bunga, Pertumbuhan, Produktivitas, TanahAbstrak
Anyelir merupakan tanaman florikultura yang selain memiliki keindahan visual, juga dapat dikonsumsi. Tren konsumi edible flowers seperti Anyelir mulai meningkat, sehingga perlu ada penelitian untuk meningkatkan produksi bunga Anyelir untuk keperluan konsumsi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan jumlah nodus, jumlah tunas daun, jumlah kuntum bunga, bobot basah, waktu muncul bunga pertama, produktivitas bunga, laju pembungaan, dan warna bunga edible flowers anyelir (Dianthus sp.) dengan menggunakan sistem irigasi otomatis dan variasi media tanam edible flowers anyelir (Dianthus sp.). Adapun, metode yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu media tanam tanah (P1), media tanam tanah dengan pemberian pupuk NPK Grower 2,5 gram per tanaman setiap dua minggu sekali (P2), media tanam campuran kasgot, kascing, dan kompos (1%:9%:90%) (P3), media tanam campuran tanah, pasir, dan kompos (1:1:1 v/v/v) (P4), dan media tanam campuran cocoblock dengan kompos (1:1 v/v) (P5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah nodus, jumlah percabangan (tunas daun), jumlah kuntum bunga, dan bobot basah tertinggi secara berurutan terdapat pada perlakuan P1, P2, P1, dan P2. Waktu muncul bunga pertama pada tanaman edible flower anyelir (Dianthus sp.) terjadi pada sembilan minggu setelah pindah tanam. Produktivitas serta laju pembungaan tertinggi juga ditunjukkan oleh perlakuan P1. Adapun warna bunga anyelir (Dianthus sp.) yang dihasilkan adalah merah tua/crimson red (RGB: 197, 0, 37) dan pink/light pink (RGB: 241, 141, 189).


