EDUKASI PEMANFAATAN EXTRACT DAUN PANDAN UNTUK PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING

Penulis

  • Ade Pria Ardiansyah Lembong Universitas Teuku Umar
  • Gestario Universitas Teuku Umar
  • Tria Aprilliyanti Universitas Teuku Umar
  • Warda Maghfirah Universitas Teuku Umar
  • Ulfa Harnaida Universitas Teuku Umar
  • Jurnita Universitas Teuku Umar
  • Hikmatul Husna Universitas Teuku Umar
  • Rika Qalbi Universitas Teuku Umar
  • Yufni Ana Universitas Teuku Umar

Kata Kunci:

Ekstrak Daun Pandan, Sabun Cuci Piring, Pemberdayaan Masyarakat, Sumber Daya Lokal, Produk Ramah Lingkungan, Ekonomi Desa, Keterampilan, Inovasi Rumah Tangga

Abstrak

Program edukasi pemanfaatan ekstrak daun pandan untuk pembuatan sabun cuci piring merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang menyasar ibu rumah tangga, remaja putri, dan kelompok PKK desa. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung, dengan partisipasi aktif masyarakat mencapai lebih dari 90%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sabun cair berbahan dasar pandan memiliki daya bersih yang baik, menghasilkan busa melimpah, serta meninggalkan aroma segar alami tanpa bahan kimia sintetis. Selain menghasilkan produk ramah lingkungan, kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait potensi pandan sebagai sumber daya lokal bernilai ekonomi. Metode pembelajaran langsung terbukti efektif dalam membangun kepercayaan diri masyarakat untuk berinovasi. Dampak sosial berupa meningkatnya semangat gotong royong dan kebersamaan, serta munculnya inisiatif pengembangan usaha kecil berbasis sabun pandan menjadi nilai tambah program ini. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan alat dan pengalaman awal, kegiatan ini tetap menunjukkan potensi besar dalam mendukung kemandirian dan pembangunan ekonomi desa berbasis sumber daya lokal.

The educational program on the use of pandan leaf extract to make dishwashing soap is a form of community empowerment targeting housewives, young women, and village PKK groups. This activity included counseling, demonstrations, and hands-on practice, with active community participation reaching over 90%. The results showed that pandan-based liquid soap has good cleaning power, produces abundant foam, and leaves a fresh, natural scent without synthetic chemicals. In addition to producing an environmentally friendly product, this activity also increased community knowledge and skills regarding the potential of pandan as a local resource with economic value. The hands-on learning method has proven effective in building community confidence to innovate. The social impacts, such as increased mutual cooperation and togetherness, and the emergence of small business development initiatives based on pandan soap, are an added value of this program. Despite challenges such as limited equipment and initial experience, this activity still shows great potential in supporting village independenceand

economic development based on local resources

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30