KEBERADAAN ARAB MELAYU DI ZAMAN MODERN

Penulis

  • Ariya Rahman Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Syahrizal Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Kata Kunci:

Arab Melayu, Identitas Budaya, Modernisasi, Multikulturalisme, Asia Tenggara

Abstrak

Keberadaan Arab Melayu di zaman modern merupakan hasil dari proses panjang interaksi historis antara pendatang Arab dan masyarakat lokal di wilayah Melayu, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Artikel ini mengkaji bagaimana komunitas Arab Melayu mempertahankan identitas budaya dan nilai-nilai keagamaannya di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Di satu sisi, mereka menjaga warisan leluhur melalui bahasa, adat istiadat, serta aktivitas keagamaan; di sisi lain, mereka juga beradaptasi dengan perkembangan sosial, pendidikan, dan teknologi. Penelitian ini menyoroti peran strategis Arab Melayu dalam membentuk dinamika multikultural di Asia Tenggara serta tantangan identitas yang mereka hadapi di era modern.

The presence of the Arab Malay community in the modern era is the result of a long historical interaction between Arab immigrants and local populations in the Malay region, particularly in Indonesia, Malaysia, and Singapore. This article examines how the Arab Malays preserve their cultural identity and religious values amid modernization and globalization. On one hand, they uphold ancestral heritage through language, customs, and religious practices; on the other hand, they adapt to developments in social life, education, and technology. This study highlights the strategic role of Arab Malays in shaping multicultural dynamics in Southeast Asia and the identity challenges they face in the contemporary age.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29