PEMBINAAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI KEBIASAAN MEMBACA AL QURAN
Kata Kunci:
Karakter Religius, Kebiasaan Membaca Al-QuranAbstrak
Pendidikan karakter akhir-akhir ini semakin banyak diperbincangkan di tengah-tengah masyarakat Indonesia, terutama oleh kalangan akademisi. Kecerdasan intelektual yang tinggi sekalipun tanpa diikuti dengan karakter dan akhlak yang mulia maka tidak akan memiliki nilai lebih. Oleh karena itu, karakter dan akhlak adalah sesuatu yang sangat mendasar dan saling melengkapi. Penguatan pendidikan karakter dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di negara kita, khususnya pembinaan karakter religius menjadi sangat penting. Karakter religius adalah karakter manusia yang selalu menyadarkan segala aspek kehidupannya kepada agama, menjadikan agama sebagai panduan dan pemandu dalam setiap tutur kata, sikap dan perbuatannya, serta taat menjalankan perintah Tuhan-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Salah satu yang dapat memperkuat karakter religius adalah kegiatan keagamaan, diantaranya adalah kebiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari secara baik dan benar sesuai kaidah tajwid, disertai memahami dan menjalankan apa yang ada di dalamnya. Al-Qur’an merupakan bukti nyata dari Allah, petunjuk dan rahmat yang hanya Allah diberikan orang-orang beriman. Al-Qur’an adalah sumber petunjuk dan sistem yang mengatur kehidupan dan jiwa manusia. Dalam penelitian disebutkan bahwa semakin baik pelaksanaan pembiasaan membaca Al-Qur‟an maka semakin baik pula pembentukan karakter religius seseorang. Sejarah membuktikan bahwa kebiasaan membaca Al-Quran dan mengamalkan isinya mampu mengubah karakter religius seseorang. Hal ini telah terbukti sejak zaman Khulafaur Rasyidin, Al-Qur’an mampu mengubah watak seorang preman seperti Umar bin Khathab r.a. sebelum ia masuk Islam, menjadi sosok Khalifah yang tegas dan adil. Mengubah Bilal bin Rabbah, seorang budak menjadi sosok pejuang pembela kebenaran.


