PENERAPAN STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI FIQIH SISWA
Kata Kunci:
Fiqih, Pemahaman Materi, Strategi CTL, Tutor SebayaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya verbalisme dan kejenuhan dalam pembelajaran Fiqih konvensional yang cenderung monoton dan hanya menekankan hafalan teks hukum formal. Akibatnya, pemahaman materi siswa menjadi superfisial dan kurang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan pemahaman materi Fiqih siswa secara sistematis, mengevaluasi efektivitas keterlibatan aktif siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan operasionalnya di lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMP Buq’atun Mubarakah Gombara Makassar dengan informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah, guru Fiqih, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi yang menggabungkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tujuh komponen utama CTL oleh guru berhasil mendobrak batasan verbalisme dan meningkatkan pemahaman materi siswa hingga mencapai tingkat berpikir tingkat tinggi (higher-order thinking skills). Keterlibatan aktif siswa meningkat secara signifikan melalui metode pemodelan konkret, diskusi kelompok (masyarakat belajar), dan rekonstruksi pengetahuan berbasis studi kasus kontemporer. Faktor pendukung utama keberhasilan ini adalah kebijakan manajerial sekolah yang adaptif dan pergeseran paradigma evaluasi menuju penilaian autentik. Sementara itu, hambatan operasional berupa keterbatasan durasi waktu pembelajaran dan heterogenitas kemampuan awal siswa dapat diatasi secara taktis oleh guru melalui manajemen kelas yang ketat dan penerapan metode tutor sebaya di dalam kelompok diskusi.


