PERAN FORUM KOMUNIKASI PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KINERJA PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS DI KOTA KENDARI

Penulis

  • Maya Sastika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari
  • Faizah Binti Awad Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari
  • Aminudin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari
  • Samsuri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Kata Kunci:

Organisasi Profesi, Efektivitas Kinerja, Penyuluh Agama Islam, FKPAI, Penyuluh Non-PNS

Abstrak

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis peran Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) sebagai organisasi profesi dalam meningkatkan kinerja dan pelaksanaan kegiatan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non-PNS di Kota Kendari. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota aktif FKPAI Kendari, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa FKPAI berperan signifikan dan multifaset melalui: (1) berfungsi sebagai forum diskusi dan pertukaran pengalaman; (2) memperkuat solidaritas dan jaringan kolaborasi eksternal; (3) menyelenggarakan pelatihan pengembangan kapasitas di bidang teknologi, ilmu agama, komunikasi, dan keterampilan sosial; serta (4) meningkatkan legitimasi kinerja dan eksistensi penyuluh Non-PNS. Peran-peran tersebut telah berkontribusi pada transformasi kerja mereka yang semula bersifat individual dan terbatas menjadi lebih terstruktur, kolaboratif, dan berdampak luas. Namun, efektivitas FKPAI dibatasi oleh beberapa faktor penghambat, di antaranya keterlibatan dan motivasi anggota yang tidak merata, dinamika kebijakan dan regulasi yang kompleks (termasuk munculnya organisasi profesi saingan), keterbatasan pendanaan yang bersifat kronis, serta kurangnya fasilitas dan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FKPAI, sebagai organisasi profesi yang tumbuh dari bawah, memiliki relevansi strategis dalam memberdayakan penyuluh agama Non-PNS, namun memerlukan pengelolaan internal yang lebih sistematis dan dukungan eksternal yang lebih kuat untuk menjamin keberlanjutan dan efektivitasnya.

This descriptive qualitative study aims to analyze the role of the Islamic Religious Instructors Communication Forum (FKPAI) as a professional organization in improving the performance and implementation of activities of Non-Civil Servant Islamic Religious Instructors (PAI Non-PNS) in Kendari City. Data were collected through observation, in-depth interviews with administrators and active members of FKPAI Kendari, and documentation study, and then analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings indicate that FKPAI plays a significant and multi-faceted role through: (1) functioning as a discussion forum and experience exchange platform; (2) strengthening solidarity and external collaboration networks; (3) organizing capacity-building training in technology, religious knowledge, communication, and social skills; and (4) enhancing the performance legitimacy and existence of Non-PNS instructors. These roles have contributed to the transformation of their work from individualistic and limited scopes to more structured, collaborative, and impactful practices. However, the effectiveness of FKPAI is constrained by several inhibiting factors, including uneven member involvement and motivation, complex policy and regulatory dynamics (including the emergence of a rival professional organization), chronic funding limitations, and a lack of adequate facilities and infrastructure. This research concludes that FKPAI, as a bottom-up professional organization, has strategic relevance in empowering Non-PNS religious instructors, but requires more systematic internal management and stronger external support to ensure its sustainability and effectiveness.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30