PEMBELAJARAN TAHFIDZ JUZ 30 BERBASIS PSIKOLOGI KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HAFALAN SISWA DI MTS AL MADANI PONTIANAK

Penulis

  • Nia Hasanah Universitas Al-Qolam Malang
  • Toib Universitas Al-Qolam Malang
  • Zuyyina Linda Sari Universitas Al-Qolam Malang

Kata Kunci:

Tahfidz Al-Qur’an, Juz 30, Psikologi Kognitif, Kualitas Hafalan, Pembelajaran Tahfidz

Abstrak

Pembelajaran tahfidz Al-Qur’an, khususnya Juz 30, memerlukan pendekatan yang sistematis agar hafalan siswa tidak hanya kuat secara kuantitas, tetapi juga berkualitas dari segi ketepatan dan ketahanan ingatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembelajaran tahfidz Juz 30 berbasis psikologi kognitif dalam meningkatkan kualitas hafalan siswa di MTs Al Madani Pontianak. Pendekatan psikologi kognitif menekankan pada proses mental seperti perhatian, memori, pengulangan, pemahaman makna, dan strategi penguatan ingatan dalam proses menghafal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran tahfidz berbasis psikologi kognitif, melalui strategi pengulangan terstruktur, pemaknaan ayat, manajemen waktu hafalan, dan evaluasi berkala, mampu meningkatkan kualitas hafalan siswa, baik dari segi kelancaran, ketepatan tajwid, maupun daya retensi hafalan. Dengan demikian, pendekatan psikologi kognitif dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di madrasah.

Learning to memorize the Qur'an, especially Juz 30, requires a systematic approach so that students' memorization is not only strong in terms of quantity, but also in terms of accuracy and memory retention. This study aims to describe and analyze Juz 30 memorization learning based on cognitive psychology in improving the quality of students' memorization at MTs Al Madani Pontianak. The cognitive psychology approach emphasizes mental processes such as attention, memory, repetition, understanding of meaning, and memory reinforcement strategies in the memorization process. The research method used was qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the application of cognitive psychology-based tahfidz learning, through structured repetition strategies, verse interpretation, memorization time management, and periodic evaluation, can improve the quality of students' memorization in terms of fluency, tajwid accuracy, and memorization retention. Thus, the cognitive psychology approach can be an effective alternative in Al-Qur'an tahfidz learning in madrasahs.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30