KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SISWA DAN KETERSEDIAAN PERANGKAT DIGITAL DI SD PADMAJAYA PALEMBANG
Kata Kunci:
Literasi Digital, Pengaruh Penggunaan Teknologi Digital, Kemampuan Akademik, Siswa Sekolah Dasar (SD)Abstrak
This research aims to explore the digital literacy skills of fourth and sixth-grade students at PADMAJAYA PALEMBANG Elementary School. The background of this study focuses on the significance of digital literacy as one of the essential skills in the 21st century, which greatly assists students in accessing, processing, and utilizing digital information wisely and responsibly. Digital literacy encompasses more than just technical ability in using digital devices; it also involves critical thinking skills, creativity, and the ability to collaborate. The method applied in this research is a descriptive qualitative approach, with data collection through questionnaires, interviews, and documentation. Participants in this study included 20 students from grades IV and VI, a classroom teacher, and the school principal. The findings from this study indicate that the students' digital literacy skills are categorized as 'good'. They demonstrated adequate ability in accessing and using information, although constraints still exist in critically evaluating and responding to digital content. Therefore, the role of teachers and the school is crucial in enhancing students' understanding through contextual learning and the integration of information technology into the curriculum. It is hoped that the results of this research can provide a significant contribution to basic education by presenting deep insights into the development of adaptive teaching strategies, in line with technological advancements and future competency needs.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan literasi digital siswa di kelas IV dan VI pada Sekolah Dasar PADMAJAYA PALEMBANG. Latar belakang penelitian ini berfokus pada signifikansi literasi digital sebagai salah satu keterampilan penting di abad ke-21, yang sangat membantu siswa dalam mengakses, memproses, serta memanfaatkan informasi digital dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab. Literasi digital meliputi lebih dari sekadar kemampuan teknis dalam penggunaan perangkat digital; hal ini juga melibatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini meliputi 20 siswa dari kelas IV dan VI, seorang guru kelas, dan kepala sekolah. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa keterampilan literasi digital para siswa tergolong 'baik'. Mereka menunjukkan kemampuan yang memadai dalam mengakses dan menggunakan informasi, meskipun masih terdapat kendala dalam menilai dan merespons konten digital secara kritis. Oleh karena itu, peran guru dan pihak sekolah sangat krusial dalam meningkatkan pemahaman siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan integrasi teknologi informasi dalam kurikulum. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pendidikan dasar dengan menyajikan wawasan mendalam tentang pengembangan strategi pengajaran yang adaptif, sejalan dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan kompetensi masa depan.


