PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TERAPI AKUPRESUR UNTUK MENGATASI DISMINORE PADA REMAJA DI DESA NYALABU DAYA PAMEKASAN

Penulis

  • Ira Mauliatus Sholihah Universitas Islam Madura
  • Yayuk Eliana Universitas Islam Madura

Kata Kunci:

Akupresur, Disminore, Remaja

Abstrak

Dysmenorrhea can disrupt daily activities and reduce productivity, making its management essential. One non-pharmacological method that can be used is acupressure at the Hegu point (LI 4), located between the base of the thumb and index finger, which is known to reduce menstrual pain intensity. This study aims to determine the effect of Hegu point (LI 4) acupressure on primary dysmenorrhea pain in second-year undergraduate midwifery students at Universitas Hang TuahPekanbaru in 2024. The study employs a pre-experimental design with a One-Group Pretest-Posttest approach. A total of 29 participants were selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data collection was conducted using the Numeric Rating Scale (NRS), and data analysis was performed using the Wilcoxon test. The results showed that the average pain scale before the intervention was 3.20, with the majority experiencing mild pain (69.0%). After theintervention, the average pain scale decreased to 0.13, with the majority experiencing no pain (86.2%). The Wilcoxon test indicated a significant effect of Hegu point (LI 4) acupressure on primary dysmenorrhea pain, with a p-value of 0.000. These findings suggest that Hegu point (LI 4) acupressure is effective in reducing primary dysmenorrhea pain. It is recommended that students apply this technique independently when experiencing primary dysmenorrhea and thatinstitutions provide acupressure training for students.Future researchcanexplore the effectiveness ofacupressure in combination with other points for more optimal results.

Dismenore dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas, sehingga penanganannya menjadi penting. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah akupresur pada titik hegu (LI 4), yang terletak di antara pangkal ibu jari dan jari telunjuk serta diketahui dapat mengurangi intensitas nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresur titik hegu (LI 4) kupresur adalah terapi komplementer tradisional yang berasal dari Tiongkok yang dapat digunakan untuk meminimalisir nyeri dismenore menggunakanjari tangan dengan cara penekanan pada titik meridian tertentu (titik akupunktur). Dismenore (nyeri haid) adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim yang terjadi selama haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi akupresur terhadap nyeri dismenore yang terjadi pada remaja putri. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja sebanyak 14 orang. Terapi akupresur dilakukan pada titik sanyinjiao atau spleen 6 merupakan titik limpa dimana salah satu fungsi limpa adalah mengurangi nyeri saat haid, bisa dilakukan melalui pemijatan yang dilakukan searah jarum jam sebanyak 30 putaran selama tiga sampai dengan lima menit. Kegiatan yasng dilakukan adalah pendampingan terapi akupresur untuk mengatasi nyeri disminore pada remaja. Sebelum di adakan penyuluhan melalui proses Tahap persiapan yang dilakukan dengan mengkoordinasi bidan desa samatan, koordinasi dengan ketua pengajian remaja desa samatan. Pelaksanaan yang akan dilakukan didesa samatan pada tanggal 24 juli 202 dengan jumlah remaja sebanyak 29 remaja. Pendampingan yang dilakukan untuk mengetahui keefektifan terapi akupresur nyeri disminore pada remaja.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30