HUBUNGAN PERILAKU IBU, SIKAP, BIMBINGAN PETUGAS KESEHATAN DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KUNJUNGAN ANAK USIA 12-59 BULAN KE POSYANDU DI DESA BAHARI KABUPATEN BUTON SELATAN TAHUN 2024
Kata Kunci:
Kunjungan Posyandu, Pengetahuan Ibu, Dukungan SuamiAbstrak
Background: Posyandu (Integrated Health Service Post) is one of the activities which is aimed at monitoring the growth and development of children under five years old. Underutilization of Posyandu in Bahari Village, South Buton Regency—71.0% in 2023—has led to a number of health issues such as malnutrition, undernutrition, and low vitamin A supplementation coverage. Objective: This study is to analyze the influence of maternal knowledge, attitude, behavior, health worker advice, and husband's support on toddlers' attendance at Posyandu in Bahari Village, South Buton Regency in 2024. Method: This was a quantitative study with a cross-sectional design. The study was conducted in the Posyandu work area of Bahari Village. There were 107 toddlers as the population, and all of them were sampled by total sampling. Data was collected using questionnaires. Univariate analysis was done by frequency distribution, and bivariate analysis by the chi-square test. Results:The results showed that there was a significant relationship between maternal knowledge (p-value = 0.024), attitude (p-value = 0.002), behavior (p-value = 0.000), and husband's support (p-value = 0.065) with Posyandu attendance among the mothers of toddlers in Bahari Village, South Buton Regency, in 2024. There was no significant relationship between health worker guidance and mothers' attendance at Posyandu (p-value = 1.000), however. Conclusion: There is a relationship between knowledge, attitude, behavior, and husband's support with toddler attendance at Posyandu. However, no significant relationship between health worker guidance and mothers' presence at Posyandu in Bahari Village, South Buton Regency, 2024.
Latar Belakang: Posyandu merupakan kegiatan untuk memantau kesehatan dan tumbuh kembang balita. Rendahnya kunjungan ke posyandu di desa Bahari Kabupaten Buton Selatan yaitu sebesar 71,0% pada tahun 2023 menyebabkan permasalahan kesehatan seperti gizi buruk, gizi kurang serta rendahnya cakupan pemberian vitamin A. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pengetahuan, sikap, tindakan, bimbingan petugas kesehatan dan dukungan suami terhadap kunjungan balita ke posyandu di desa Bahari Kabupaten Buton Selatan 2024. Metode : Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian di Wilayah Kerja Posyandu di Desa Bahari, populasi sebanyak 107 Balita, sampel sebanyak 107 orang diambil dengan total sampling. Data dikumpulkan dengan cara membagikan kuesioner. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel pengetahuan ibu (p-value = 0,024),sikap ibu (p-value = 0,002),tindakan (p-value =0,000) dan dukungan suami (p-value =0,065) dengan kunjungan Ibu balita ke Posyandu di desa Bahari Kabupaten Buton Selatan 2024. Sedangkan tidak ada hubungan antara bimbingan petugas kesehatn dengan kunjungan Ibu balita(p-value = 1,000) ke posyandu di Desa Bahari Kabupaten Buton Selatan Tahun 2024. Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan, dukungan suami dan tidak ada hubungan signifikan antara bimbingan petugas kesehatan dengan kunjungan ibu balita ke posyandu di Desa Bahari Kabupaten Buton Selatan Tahun 2024.


