GAMBARAN KEBIASAAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA UINSU

Penulis

  • Ainun Nuraida Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dita Wahyuni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rifa Safira Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rizki Yani Purba Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Salwa Radha Hera Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Arya Rahman Syahmala Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Zuhrina Aidha Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Perilaku Merokok, Mahasiswa, Kecanduan Nikotin, Pengaruh Teman Sebaya, Edukasi Kesehatan, Kebijakan Kampus

Abstrak

Perilaku merokok di kalangan mahasiswa merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat di Indonesia, terutama karena mahasiswa sebagai dewasa muda rentan terhadap berbagai pengaruh sosial dan lingkungan selama masa transisi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kebiasaan merokok di kalangan mahasiswa, dengan fokus pada dua informan perokok aktif di Medan Tuntungan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan merokok biasanya dimulai pada semester awal perkuliahan, dipicu oleh pengaruh teman sebaya, rasa penasaran, serta tekanan psikologis seperti depresi dan tekanan akademik. Seiring waktu, merokok menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan akibat kecanduan nikotin, meskipun para informan menyadari dampak negatifnya terhadap kesehatan. Peran keluarga, norma sosial, dan regulasi kampus juga berpengaruh signifikan, dengan lemahnya penegakan larangan merokok dan sikap permisif sosial yang memperkuat perilaku ini. Meskipun telah menerima edukasi tentang bahaya merokok, pengetahuan tersebut belum cukup untuk menghentikan kebiasaan merokok. Upaya berhenti merokok terkendala oleh kecanduan dan kebiasaan yang melekat. Studi ini menegaskan kompleksitas perilaku merokok yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan edukasi kesehatan, kebijakan kampus yang lebih ketat, perubahan norma sosial, serta dukungan lingkungan untuk menurunkan prevalensi merokok dan dampak negatifnya terhadap kesehatan dan prestasi akademik mahasiswa.

Smoking behavior among university students is a growing public health concern in Indonesia, particularly as young adults face various social and environmental influences during their transitional phase. This qualitative phenomenological study explores the factors influencing smoking habits among students, focusing on two active smokers from Medan Tuntungan. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentary analysis. Findings reveal that smoking initiation commonly occurs during early college semesters, primarily driven by peer influence, curiosity, and psychological stress such as depression and academic pressure. Over time, smoking evolves into a habitual behavior reinforced by nicotine addiction, despite awareness of its harmful health effects. Family roles, social norms, and campus regulations also significantly impact smoking patterns, with weak enforcement of smoking bans and permissive social attitudes contributing to the persistence of this behavior. Although participants had received prior education on smoking hazards, this knowledge alone was insufficient to deter smoking. Attempts to quit were hampered by addiction and ingrained habits. The study underscores the complexity of smoking behavior among students, influenced by multidimensional internal and external factors. It recommends a holistic approach combining health education, stricter campus policies, social norm changes, and supportive environments to effectively reduce smoking prevalence and its negative consequences on health and academic performance.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29