MENGADAKAN PENYULUHAN TUNTUNAN DOA SHOLAT UNTUK KESEMPURNAAN IBADAH DI BULAN RAMADHAN

Penulis

  • Abyan Sajid Syakir ITSK Dr. Soepraoen Kesdam V/BRW Malang
  • Aura Sabina Ayu Pasya ITSK Dr. Soepraoen Kesdam V/BRW Malang
  • Desy Permatasari ITSK Dr. Soepraoen Kesdam V/BRW Malang
  • Nadine Ayu Putri Utama ITSK Dr. Soepraoen Kesdam V/BRW Malang

Kata Kunci:

Ibadah, Sholat, Doa Iftitah, Perubahan Sikap, Kesempurnaan Ibadah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kegiatan penyuluhan tuntunan doa sholat dalam meningkatkan kualitas ibadah masyarakat di bulan Ramadhan, dengan lokasi pelaksanaan di Jalan Cempaka Dalam Nomor 6, Sekarpuro, Malang. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada fenomena umum bahwa banyak umat Islam yang melaksanakan sholat secara rutinitas tanpa memahami makna doa-doa yang mereka baca, sehingga sholat kehilangan makna spiritualnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat partisipatif, di mana peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat aktif dalam praktik dan diskusi makna doa dalam setiap tahapan sholat, baik doa iftitah, doa ruku’, sujud, hingga doa-doa setelah sholat fardhu. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penghayatan peserta terhadap doa-doa sholat, yang berdampak langsung pada kekhusyukan ibadah serta perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluhan ini juga memicu semangat untuk memperluas pemahaman agama secara menyeluruh dan membentuk karakter Muslim yang lebih disiplin, tenang, dan religius. Dengan demikian, penyuluhan tuntunan doa sholat terbukti menjadi salah satu strategi pembinaan keagamaan yang efektif dan aplikatif dalam membangun kesempurnaan ibadah, khususnya selama bulan Ramadhan yang sarat dengan pembinaan ruhani.

This study aims to examine the effectiveness of prayer activities for prayer prayer in improving the quality of community worship in the month of Ramadan, with the location of implementation on Jalan Cempaka in number 6, Sekarpuro, Malang.The background of this activity is based on a general phenomenon that many Muslims carry out routine prayers without understanding the meaning of the prayers they read, so that prayer loses its spiritual meaning.The method used in this activity is participatory, where participants not only receive material theoretically, but are also actively involved in the practice and discussion of the meaning of prayer in each stage of prayer, both iftitah prayers, ruku prayers, prostration, to prayers after fardhu prayers.The results of this activity showed a significant increase in the understanding and appreciation of participants to prayer prayers, which had a direct impact on the solemnity of worship and changes in attitudes and behavior in daily life.This counseling also triggers enthusiasm to expand religious understanding as a whole and shape Muslim characters who are more disciplined, calm, and religious.Thus, the counseling of prayer prayer guidance has proven to be one of the effective and applicative religious development strategies in building the perfection of worship, especially during the month of Ramadan which is loaded with spiritual guidance.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29