HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA KELAS VIII SMP MA’ARIF GAMPING

Penulis

  • Selvia Widiastuti Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Tiwi Sudyasih Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Suratini Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Kata Kunci:

Media Sosial, Kualitas Tidur, Remaja, PSQI, Cross-Sectional

Abstrak

Latar Belakang: Penggunaan media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan remaja, namun penggunaannya yang berlebihan dapat berdampak pada kualitas tidur. Paparan layar sebelum tidur serta keterlibatan dalam aktivitas media sosial dapat mengganggu ritme sirkadian dan menyebabkan gangguan tidur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja kelas VIII SMP Ma’arif Gamping. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 42 siswa kelas VIII SMP Ma’arif Gamping yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur durasi penggunaan media sosial serta Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (40,4%) menggunakan media sosial dalam durasi sangat lama (>7 jam/hari), dengan platform paling populer adalah TikTok (57,1%). Selain itu, sebanyak 85,7% responden memiliki kualitas tidur yang buruk dengan skor PSQI >5, yang mengindikasikan gangguan tidur. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan media sosial dengan kualitas tidur remaja (p-value = 0,001), di mana semakin lama durasi penggunaan media sosial, semakin buruk kualitas tidur yang dialami responden. Faktor lain yang berkontribusi terhadap gangguan tidur termasuk latensi tidur yang lama (40,4%) dan disfungsi di siang hari (66,7%). Kesimpulan: Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur remaja. Penggunaan media sosial yang berlebihan, terutama pada malam hari, dapat menyebabkan gangguan tidur yang berdampak pada aktivitas sehari-hari dan performa akademik. Oleh karena itu, diperlukan intervensi dari pihak sekolah dan keluarga untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang manajemen waktu penggunaan media sosial guna meningkatkan kualitas tidur mereka.

Background: Social media usage has become an integral part of adolescents’ lives, but excessive use can affect sleep quality. Screen exposure before bedtime and involvement in social media activities can disrupt circadian rhythms and cause sleep disorders. Objective: This study aims to analyze the relationship between social media use and sleep quality in grade VIII adolescents at Ma'arif Gamping Middle School. Method: This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 42 grade VIII students of SMP Ma'arif Gamping who were selected using a total sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire that measured the duration of social media use and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality. Data analysis was carried out using the chi-square test to see the relationship between independent and dependent variables. Results: The results showed that the majority of respondents (40.4%) used social media for a very long duration (> 7 hours/day), with the most popular platform being TikTok (57.1%). In addition, 85.7% of respondents had poor sleep quality with a PSQI score of > 5, which indicated sleep disorders. The results of the statistical test showed a significant relationship between the duration of social media use and adolescent sleep quality (p-value = 0.001), where the longer the duration of social media use, the worse the sleep quality experienced by respondents. Other factors that contribute to sleep disorders include long sleep latency (40.4%) and daytime dysfunction (66.7%). Conclusion: This study confirms that there is a significant relationship between social media use and adolescent sleep quality. Excessive use of social media, especially at night, can cause sleep disorders that affect daily activities and academic performance. Therefore, interventions are needed from schools and families to increase adolescent awareness of social media use time management in order to improve their sleep quality.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-30