HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN BEDAH DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG

Penulis

  • Arini Rahmatika Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Muh Abdurrouf Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Dyah Wiji Puspita Sari Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Kata Kunci:

Perilaku Caring Perawat, Tingkat Kecemasan Pasien

Abstrak

Latar belakang: kecemasan sering kali dianggap sebagai respon terhadap beberapa ancaman. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa sebagian besar pasien di ruang perawatan memiliki tingkat kecemasan ringan dan perilaku caring perawat memiliki peran penting dalam mengurangi kecemasan pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pada pasien bedah. Metode: analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional, teknik total sampling dengan responden sebanyak 113 pasien pre dan post operasi di ruang rawat inap Baitussalam 1 & 2 RSI Sultan Agung Semarang. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner CPS (Caring Professional Score) dan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Data dianalisis secara univariat dengan tabel distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji statistik Spearman dengan uji kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa 100% responden memiliki perilaku caring perawat yang baik dan tingkat kecemasan ringan, dengan rata-rata usia 56-65 tahun dan mayoritas responden perempuan. Uji korelasi menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien (p-value < 0,001 dan r = -0,688). Kesimpulan: ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien bedah di RSI Sultan Agung Semarang.

Background: anxiety often considered a response to perceived threats. Previous studies have indicated that most patients in the inpatient ward experience mild anxiety and that nurses caring behavior plays a crucial role in reducing this anxiety. Objective to examine the relationship between nurses caring behavior and the anxiety levels of surgical patients. Methods: this study employed a correlational analytic design with a cross-sectional approach. A total sampling technique was used, involving 113 pre and post operative patients care in Baitussalam 1 & 2 wards at Sultan Agung Islamic Hospital Semarang. Data were collected using the CPS (Caring Professional Scale) and HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaires. Univariate analysis was performed using frequency distribution tables, while bivariate analysis was conducted using the Spearman correlation test with a significance level of α = 0,05. Result: the findings revealed that 100% of respondents had good nurses caring behavior and mild anxiety levels, with an average age of 56-65 years and majority of female respondents. The correlation test showed a significant negative relationship between nurses caring behavior and patients anxiety levels (p-value < 0,001, r = -0,688). Conclusion: there is a significant relationship between nurses’ caring behavior and the anxiety levels of surgical patients at Sultan Agung Islamic Hospital Semarang.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-27