FORMULASI DAN EVALUASI SIFAT FISIK FACIAL WASH GEL EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) SERTA AKTIVITAS ANTIOKSIDAN
Kata Kunci:
Buah Naga, Hylocereus Polyrhizus, Facial WashAbstrak
Iklim indonesia yang tropis dengan mayoritas masyarakat wanita sehingga dibutuhkan facial wash. Pentingnya menggunakan facial wash dapat mengangkat sel kulit mati atau kotoran pada wajah kita, dapat membuat wajah kita menjadi sehat dan dapat membuat wajah kita menjadi segar. Facial wash biasanya mempunyai bahan aktif kimia yang cenderung memiliki sifat cocok dan tidak cocok terhadap orang tertentu, dan tidak cocok untuk semua orang. Oleh karena itu dianjurkan untuk menggunakan bahan aktif alami, salah satunya adalah buah naga. Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah iklim tropis kering. Buah naga ini memiliki kandungan anioksidan seperti vitamin C, senyawa flavonoid, serta polifenol. Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) ini memiliki pigmen warna berupa antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap formulasi facial gel ekstrak kulit buah naga merah yang mengandung ekstrak Kulit buah naga merah di berbagai konsentasi maka dapat disimpulkan bahwa formulasi facial wash gel ekstrak kulit buah naga merah mengandung senyawa flavonoid. Pada uji aktivitas antioksidan DPPH menujukan bahwa Aktivitas antioksidan dari kulit buah naga merah lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas antioksidan vitamin C. Sifat fisik pada sediaan facial wash gel memiliki karakter yang berbeda beda.


