ASUHAN KEPERAWATAN RISIKO INFEKSI PADA PASIEN DENGAN KISTA OVARIUM POST OPERASI: STUDI KASUS DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING
Kata Kunci:
Kista Ovarium, Asuhan Keperawatan, Nyeri Akut, Ansietas, Risiko InfeksiAbstrak
Kista ovarium merupakan gangguan pada sistem reproduksi wanita yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, terutama apabila berukuran besar dan memerlukan tindakan operasi. Pasien post operasi kista ovarium berisiko mengalami nyeri akut, ansietas, dan infeksi sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan kista ovarium post operasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien di Bangsal Firdaus RS PKU Muhammadiyah Gamping pada tanggal 13 Januari sampai dengan 15 januari 2026 selama 3 hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami nyeri akut dengan skala 7, ansietas, serta risiko infeksi akibat luka post operasi. Intervensi keperawatan meliputi manajemen nyeri dengan teknik relaksasi napas dalam dan terapi farmakologis, reduksi ansietas melalui pendekatan terapeutik dan edukasi, serta pencegahan infeksi melalui perawatan luka secara aseptik. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan nyeri menjadi skala 1, penurunan tingkat kecemasan, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi. Disimpulkan bahwa asuhan keperawatan komprehensif efektif dalam mengatasi masalah keperawatan dan mempercepat pemulihan pasien.
Ovarian cyst is a disorder of the female reproductive system that can lead to various complications, especially when the cyst is large and requires surgical intervention. Postoperative ovarian cyst patients are at risk of experiencing acute pain, anxiety, and infection, thus requiring comprehensive nursing care. This study aimed to describe the implementation of nursing care in a postoperative ovarian cyst patient. The method used was descriptive with a case study approach on one patient in the Firdaus Ward of PKU Muhammadiyah Gamping Hospital on january 13 to january 15, 2026 for 3 days. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and documentation. The assessment results showed that the patient experienced acute pain with a scale of 7, anxiety, and a risk of infection due to postoperative wounds. Nursing interventions included pain management using deep breathing relaxation techniques and pharmacological therapy, anxiety reduction through therapeutic communication and education, and infection prevention through aseptic wound care. The evaluation showed a decrease in pain scale to 1, reduced anxiety levels, and no signs of infection. It can be concluded that comprehensive nursing care is effective in resolving nursing problems and accelerating patient recovery


