PENERAPAN MANAJEMEN PENGENDALIAN MARAH PADA PASIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN DI RSJ PROVINSI JAWA BARAT

Penulis

  • Jihan Alivia Novia Putri Anggara Politeknik Negeri Indramayu
  • Ike Puspitaningrum Politeknik Negeri Indramayu

Kata Kunci:

Kontrol Diri, Manajemen Pengendalian Marah, Perilaku Kekerasan

Abstrak

Latar Belakang: Perilaku kekerasan merupakan masalah keperawatan yang ditandai dengan perilaku agresif, akibat adanya ketidakmampuan pasien mengatasi stresor yang dialaminya sehingga menyebabkan kerugian baik terhadap pasien maupun orang lain. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan manajemen pengendalian marah pada pasien dengan perilaku kekerasan di RSJ Provinsi Jawa Barat. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada satu pasien dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Hasil pengkajian menunjukan pasien mengalami perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain seperti berperilaku agresif/amuk dan perilaku merusak lingkungan sekitar. Diagnosa keperawatan yang ditegakan adalah perilaku kekerasan berhubungan dengan ketidakmampuan mengendalikan dorongan marah. Implementasi yang dilakukan adalah manajemen pengendalian marah dilakukan selama 4 hari. Evaluasi menunjukan adanya peningkatan kemampuan kontrol diri pasien dari (2) cukup meningkat menjadi (4) cukup menurun. Kesimpulan: Penerapan manajemen pengendalian marah dapat membantu meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol kemarahan.

Background: Violent behavior is one of the nursing problems characterized by aggressive responses resulting from an individual’s inability to adaptively cope with internal or external stressors, thereby potentially causing physical, psychological, and environmental harm to both the patient and others. Objective: This case study aimed to describe the implementation of anger management interventions in patients with violent behavior at West Java Provincial Mental Hospital. Methods: This study employed a descriptive case study design involving one patient using the nursing process approach, which included assessment, nursing diagnosis, intervention planning, implementation, and evaluation. Results: The assessment findings revealed that the patient demonstrated violent behavior with the potential to harm themselves, others, and the surrounding environment, as indicated by aggressive behavior, emotional outbursts, and destructive actions. The nursing diagnosis established was violent behavior related to the inability to control anger impulses. Anger management interventions were implemented over four consecutive days. Evaluation of the intervention showed an improvement in the patient’s self-control ability, indicated by changes in behavioral outcome scores from level (2) moderately increased to level (4) moderately decreased. Conclusion: The implementation of anger management interventions demonstrated positive outcomes in improving the patient’s ability to regulate emotional responses, control anger impulses, and reduce manifestations of violent behavior.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30