EFEKTIFITAS PEMAKAIAN BLANKET WARMER TERHADAP KEJADIAN MENGGIGIL PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG RECOVERY ROOM KAMAR OPERASI RS MITRA KELUARGA BINA HUSADA CIBINONG

Penulis

  • Yogi Hermawan Universitas Indonesia Maju
  • Sukesih Universitas Indonesia Maju

Kata Kunci:

Post Operasi, Kejadian Mengigil, Blanket Warmer

Abstrak

Menggigil pasca operasi, atau Post Anesthetic Shivering (PAS), dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien dan berpotensi meningkatkan risiko komplikasi. Menggigil dapat mengakibatkan peningkatan metabolisme tubuh hingga lebih dari 400% dan meningkatkan rasa sakit di daerah luka karena meningkatnya ketegangan pada jaringan bekas operasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Pemakaian Blanket Warmer Untuk Kejadian Menggigil Pada Pasien Post Operasi di Ruang Recovery Room Kamar Operasi RS Mitra Keluarga Bina Husada Cibinong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pre eksperimental one grup pretest dan post test dengan jumlah sampel 20 responden, dan analisa data mengunakan uji wilcoxone sign rank test. Hasil berdasarkan output Wilcoxon Signed Ranks Test nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan ada Efektifitas pemakaian blanket warmer untuk kejadian menggigil pada pasien post operasi di Ruang Recovery Room Kamar Operasi RS Mitra Keluarga Bina Husada Cibinong tahun 2025. Blannket warmer merupakan terapi nonfarmakologis yang dapat dijadikan terapi untuk mengatasi kejadian menggigil pada pasien pasca operasi. Disarankan untuk perawat kamar bedah dapat menggunakannya sebagai alternative utama pendamping terapi farmakologis.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31