HUBUNGAN KELELAHAN KERJA DENGAN STRES KERJA PERAWAT INTENSIF & IGD DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING

Penulis

  • Raudhatul Jannah Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Rosiana Nur Imallah Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Yuni Kurniasih Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Kata Kunci:

Kelelahan Kerja, Stres Kerja, Perawat, Ruang Intensif Dan IGD

Abstrak

Perawat yang bekerja di ruang Intensif dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan medis kepada pasien dalam kondisi kritis. Beban kerja yang tinggi, tekanan emosional, serta kondisi lingkungan yang penuh tuntutan dapat menyebabkan kelelahan kerja yang berdampak pada tingkat stres kerja. Stres kerja yang berkepanjangan dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan perawat itu sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan guna memahami sejauh mana hubungan antara kelelahan kerja dan stres kerja pada perawat yang bertugas di ruang Intensif dan IGD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelelahan kerja dengan stres kerja perawat Intensif dan Igd di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ini merupakan perawat yang bertugas di ruang Intensif dan Igd di RS PKU Muhammadiyah Gamping sebanyak 87 responden, dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan kerja perawat Intensif dan Igd di RS PKU Muhammadiyah Gamping berada pada kelelahan kerja tingkat sedang sebanyak 38 responden (43,7%) dan stres kerja perawat Intensif dan Igd di RS PKU Muhammadiyah Gamping sebagian perawat tergolong dalam kategori stres ringan sebanyak 44 responden (50,6%). Hasil uji Spearmen Rank, diperoleh nilai signifikasinya (0,003 < 0,05). Disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan kelelahan kerja dengan stres kerja perawat Intensif dan Igd di RS PKU Muhammadiyah Gamping.  

Nurses working in the Intensive Care Unit (ICU) and Emergency Department (ED) carry significant responsibility in providing medical care to patients in critical conditions. High workload, emotional demands, and challenging work environments may lead to work fatigue, which in turn can contribute to increased work stress. Prolonged work stress may negatively affect both the quality of healthcare services and nurses’ well-being. Therefore, this study is crucial to examine the relationship between work fatigue and work stress among nurses assigned to the ICU and ED. This study aims to determine the relationship between work fatigue and work stress among ICU and ED nurses at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. The research employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The study subjects consisted of 87 nurses working in the ICU and ED, selected using a total sampling technique. The results showed that 38 respondents (43.7%) experienced a moderate level of work fatigue, while 44 respondents (50.6%) were categorized as having mild work stress. The Spearman Rank correlation test yielded a significance value of 0.003 (p < 0.05), indicating a statistically significant relationship between work fatigue and work stress. In conclusion, there is a significant relationship between work fatigue and work stress among ICU and ED nurses at PKU Muhammadiyah Gamping. Hospital.   

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31