PENGARUH TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA PADA KLIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RSJ PROF. DR. HB SAANIN PADANG TAHUN 2025
Kata Kunci:
Terapi Dzikir, Tanda Dan Gejala Halusinasi PendengaranAbstrak
Kasus klien dengan Halusinasi setiap tahunnya mengalami peningkatan. Klien dengan Halusinasi sering kali mengalami gejala yang memburuk karena tidak mendapatkan intervensi keperawatan secara tepat. Intervensi keperawatan yang dapat membantu menurunkan tanda dan gejala Halusinasi adalah terapi generalis, namun klien masih mengalami sebagian besar tanda dan gejala Halusinasi. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat membantu menurunkan tanda dan gejala Halusinasi adalah Terapi Dzikir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Terapi Dzikir terhadap penurunan tanda dan gejala pada klien Halusinasi Pendengaran di RSJ.Prof.HB. Saanin Padang Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperiment dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilakukan di Ruangan Rawat Inap Merpati dan Melati RSJ.Prof.HB. Saanin Padang pada bulan Februari-Agustus 2025. Pengumpulan data dilaksanakan selama 4 hari, dari tanggal 2 - 4 Juli 2025, dengan menggunakan lembar observasi melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Non- Parametrik dengan uji Wilcoxon, dengan tingkat kepercayaan 95% α=0,05 Hasil penelitian menunjukkan tanda dan gejala Halusinasi sebelum diberikan Terapi Dzikir masih tinggi dengan rata-rata sebesar 24,73 (82,43%). Tanda dan gejala Halusinasi sesudah diberikan Terapi Dzikir menurun dengan rata-rata sebesar 16,7 (53,9%). Selisih tanda dan gejala Halusinasi sebelum dan sesudah diberikan Terapi Dzikir adalah 8,56 (28,53%). Terdapat pengaruh Terapi Dzikir terhadap penurunan tanda dan gejala Halusinasi di RSJ.Prof.HB. Saanin Padang tahun 2025 dengan ρ value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan tanda dan gejala pada klien Halusinasi. Diharapkan perawat diruangan dapat menerapkan Terapi Dzikir sebagai salah satu terapi untuk mendampingi pelaksanaan terapi generalis, sehingga dapat membantu penurunan tanda dan gejala Halusinasi
Cases of clients with hallucinations are increasing every year. Clients with hallucinations often experience worsening symptoms because they do not receive appropriate nursing intervention. Nursing interventions that can help reduce the signs and symptoms of hallucinations are general therapy, but clients still experience most of the signs and symptoms of hallucinations. One nonpharmacological therapy that can help reduce the signs and symptoms of hallucinations is Dzikir Therapy. The purpose of this study is to determine the effect of Dzikir Therapy on reducing signs and symptoms in clients with auditory hallucinations at Prof. HB. Saanin Padang Mental Hospital in 2025. This research is a pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design. It was conducted in the Merpati and Melati inpatient rooms at Prof. HB Saanin Hospital in Padang from February to August 2025. Data collection was carried out over 4 days, from July 2 to 4, 2025, using observation sheets through observation and interviews. The data were analyzed univariately and bivariately using non-parametric statistical tests with the Wilcoxon test, with a confidence level of 95% α=0.05. The results of the study show that the signs and symptoms of hallucinations before being given Dzikir Therapy were still high, with an average of 24.73 (82.43%). The signs and symptoms of hallucinations after being given Dzikir Therapy decreased, with an average of 16.7 (53.9%). The difference in signs and symptoms of hallucinations before and after Dzikir Therapy was 8.56 (28.53%). There was an effect of Dzikir Therapy on the reduction of signs and symptoms of hallucinations at Prof. HB Saanin Mental Hospital in Padang in 2025 with a ρ value = 0.000.


