HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KLINIK PARADISE SURABAYA

Penulis

  • Firman Syah Yuliyanto Rahman Maulidi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Kata Kunci:

Usia Dewasa, Insiden Diabetes Melitus, Kebiasaan Makan

Abstrak

Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) merupakan sekelompok gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (hiperglikemia) akibat adanya masalah pada produksi insulin, fungsi insulin, atau keduanya. Pola makan memiliki hubungan erat dengan munculnya diabetes melitus, terutama terkait dengan asupan kalori dan energi yang berasal dari makanan dan minuman, terutama yang tinggi kandungan gulanya. Oleh karena itu, penerapan pola makan yang teratur dan sehat sangat penting untuk menjaga kestabilan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola makan dan kejadian diabetes melitus di Klinik Paradise Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan observasional analitik menggunakan desain case control. Data dikumpulkan secara langsung, meliputi pengukuran kadar gula darah puasa terakhir serta pengisian kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ). Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan sistem komputer, dan dianalisis dengan perangkat lunak SPSS menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian diabetes melitus di Klinik Paradise Surabaya, dengan nilai P sebesar 0,034, yang menunjukkan signifikansi karena lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan: Kebiasaan makan berkorelasi dengan timbulnya diabetes melitus di Klinik Paradise Surabaya.

Introduction: Diabetes Mellitus (DM) is a group of metabolic disorders characterized by elevated blood sugar levels (hyperglycemia) due to problems with insulin production, insulin function, or both. Diet is closely related to the development of diabetes mellitus, particularly related to calorie and energy intake from foods and beverages—particularly those high in sugar. Therefore, adopting a regular and healthy diet is crucial for maintaining stable blood sugar levels in people with diabetes mellitus. Purpose: This study aims to identify the relationship between dietary patterns and the incidence of diabetes mellitus at Clinic Paradise Surabaya. Methods: This is a descriptive, observational, and analytic study using a case control design. Data were collected directly, including measuring the last fasting blood sugar level and completing a Food Frequency Questionnaire (FFQ). The data were then processed using a computer system and analyzed using SPSS software using the Chi-square test. Results: The results of the study revealed that there was a significant relationship between dietary patterns and the incidence of diabetes mellitus at Clinic Paradise Surabaya, with a P value of 0.034, which indicates significance because it is smaller than α = 0.05. Conclusion: Eating habits are correlated with the onset of diabetes mellitus at Clinic Paradise Surabaya.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30