PENGARUH MOIST WOUND HEALING DENGAN MADU TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA ULKUS DIABETIKUM DI PUSKESMAS WONOSALAM 1 DEMAK
Kata Kunci:
Moist Wound Healing, Madu, Ulkus Diabetikum, Penyembuhan LukaAbstrak
Pentingnya melakukan penelitin ini yang berjudul pengaruh moist wound healing dengan madu terhadap penyembuhan luka ulkus diabetikum di Puskesmas Wonosalam 1 Demak, dikarenakan masih sering kita lihat didalam praktek keperawatan di rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya pelaksanaan yang dilakukan di ruangan hanya sebatas mengganti balutan luka, membersihkan luka kemudian selesai, tanpa adanya tindakan komprehensif meliputi pengkajian, pemilihan dressing, implementasi, dokumentasi, dan evaluasi. Oleh sebab itu, peneliti memilih menggunakan teknik moist wound healing dengan madu dalam melakukan perawatan luka, karena memiliki banyak keuntungan daripada menggunakan teknik perawatan luka dengan prinsip kering, serta dengan menggunakan teknik moist wound healing dengan madu penyembuhan luka menjadi 3 sampai 5 kali lebih cepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh moist wound healing dengan madu terhadap penyembuhan luka ulkus diabetikum di Puskesmas Wonosalam 1 Demak. Jenis penelitian quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest without group control design. Instrumen menggunakan SOP moist wound healing dengan madu dengan lembar observasi penyembuhan luka berdasarkan indikator dolor, rubor, kalor, tumor, dan fungtio lesa. Analisa bivariat menggunakan uji non parametric dengan Wilcoxon Test dan Mann Whitney U Test.


