PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENGETAHUAN TERKAIT HAND HYGIENE PADA SISWA KELAS II DI SD MUHAMMADIYAH PANDES PLERET BANTUL YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Anak Sekolah, Demonstrasi, EdukasiAbstrak
Angka penyakit menular pada anak sekolah salah satunya disebabkan karena kebiasaan cuci tangan yang buruk. Dampak yang akan di alami ketika pengetahuan anak kurang tentang mencuci tangan maka tumbuh kembang anak terhambat, ketidakhadiran meningkat, angka hospitalisasi anak meningkat, dan anak akan mudah terkena penyakit seperti diare, ISPA (infeksi saluran pernapasan atas), hepatitis, thypus, dan flu burung. Faktor yang mempengaruhi kebiasaan mencuci tangan pada anak yaitu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi dengan metode demonstrasi terhadap pengetahuan terkait hand hygiene pada siswa kelas II di SD Muhammadiyah Pandes Pleret Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pra experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa di SD Muhammadiyah Pandes Pleret Bantul Yogyakarta sejumlah 38 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu dengan metode simple random sampling. Data penelitian ini diambil menggunakan instrument berupa kuesioner dan check list observasi. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Rank Test. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan terhadap pengetahuan p = 0,000 dengan metode demonstrasi pada siswa terkait hand hygiene. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian edukasi dengan metode demonstrasi terhadap pengetahuan terkait hand hygiene pada siswa kelas II di SD Muhammadiyah Pandes Pleret Bantul Yogyakarta. Disarankan untuk siswa untuk dapat meningkatkan perilaku mencuci tangan yang didasari oleh pengetahuan agar dapat mencegah penyebaran penyakit yang diakibatkan melalui tangan.
The incidence of infectious diseases among school-aged children is partly due to poor handwashing habits. When children lack knowledge about proper handwashing, it can hinder their growth and development, increase absenteeism, raise hospitalization rates, and make them more susceptible to diseases such as diarrhea, upper respiratory infections (URI), hepatitis, typhoid, and avian flu. One factor influencing handwashing habits in children is their knowledge. This study aims to determine the effect of educational intervention using the demonstration method on hand hygiene knowledge among second-grade students at SD (Elementary School) Muhammadiyah Pandes, Pleret, Bantul Yogyakarta. This research is a quantitative pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The population consists of 38 students at SD Muhammadiyah Pandes, Pleret, Bantul, Yogyakarta. The sampling technique used is simple random sampling. Data were collected using instruments in the form of questionnaires and observation checklists. Data analysis was performed using the Wilcoxon Rank Test. The statistical test results indicate a significant increase in knowledge, with a p-value of 0.000, following the demonstration method regarding hand hygiene among the students. In conclusion, there is a significant effect of educational intervention using the demonstration method on hand hygiene knowledge among second-grade students at SD Muhammadiyah Pandes Pleret Bantul Yogyakarta. It is recommended that students enhance their handwashing behavior based on their knowledge to prevent the spread of diseases transmitted through hands.


