LITERATURE REVIEW: PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN APOTEK BERDASARKAN PERMENKES NO. 73 TAHUN 2016 TENTANG STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN
Kata Kunci:
Instalasi Farmasi Rumah Sakit, Manajemen Logistik Obat, Sumber Daya Manusia FarmasiAbstrak
Apotek merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam menjamin ketersediaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang aman, bermutu, dan terjangkau. Sejalan dengan tuntutan mutu, pemerintah menetapkan Permenkes No. 73 Tahun 2016 sebagai standar pelayanan kefarmasian di apotek. Penelitian ini bertujuan meninjau penerapan sistem manajemen apotek berdasarkan regulasi tersebut dengan mengidentifikasi capaian dan kendala dalam praktik di lapangan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel ilmiah lima tahun terakhir (2020–2025) yang membahas aspek manajerial, meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pengendalian, pencatatan, pelaporan, serta pemusnahan obat. Hasil telaah menunjukkan sebagian besar apotek telah melaksanakan standar dengan baik, khususnya pada tahap perencanaan, pengadaan, dan pencatatan. Namun, masih ditemukan kelemahan pada penerapan prinsip FIFO/FEFO, pengelolaan obat kedaluwarsa, serta dokumentasi pemusnahan. Kesimpulan dari kajian ini adalah perlunya penguatan manajemen farmasi secara berkelanjutan melalui peningkatan kepatuhan SOP dan evaluasi rutin. Saran penelitian selanjutnya adalah memperluas cakupan evaluasi ke berbagai wilayah untuk memperoleh gambaran nasional yang lebih komprehensif.
Pharmacies are healthcare facilities that play a vital role in ensuring the availability of safe, high-quality, and affordable pharmaceutical preparations, medical devices, and consumable medical supplies. In line with quality demands, the Indonesian government established Ministry of Health Regulation No. 73 of 2016 as the standard for pharmaceutical services in pharmacies. This study aims to review the implementation of pharmacy management systems based on this regulation by identifying achievements and challenges in practice. The method applied was a literature review of scientific articles published within the last five years (2020–2025), focusing on managerial aspects including planning, procurement, receiving, storage, control, recording, reporting, and drug disposal. The review results indicate that most pharmacies have implemented the standards well, particularly in planning, procurement, and recording. However, weaknesses remain in the application of FIFO/FEFO principles, management of expired drugs, and documentation of disposal processes. In conclusion, strengthening pharmacy management requires continuous improvement through adherence to standard operating procedures and regular evaluations. Future studies are suggested to expand the evaluation to different regions to obtain a more comprehensive national overview.


