PENGARUH EKSTRAK DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L.) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH BAYI USIA 2-6 BULAN PASCA IMUNISASI PENTABIO

Penulis

  • Maria Rosalina Fono Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Retno Setyo Iswati Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Desta Ayu Cahya Rosyida Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Kata Kunci:

Ekstrak Daun Kembang Sepatu, Suhu Tubuh, Imunisasi Pentabio Bayi

Abstrak

Latar Belakang : Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan pada tubuh bayi dan mencegah penyakit serius yang mengancam jiwa. Salah satu KIPI yang menyertai imunisasi pentabio adalah demam. Demam yang ditimbulkan dapat diatasi dengan cara farmakologis dan non farmakologis. Cara farmakologis yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian antipiretik seperti paracetamol sedangkan cara non farmakologis salah satunya dapat menggunakan kompres ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) terhadap penurunan suhu tubuh bayi usia 2-6 bulan pasca imunisasi pentabio. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan metode pretest posttest control group design, dengan populasi 38 bayi dan besar sampel 28 bayi yang diberikan ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) selama 2 hari 2x selama 10 menit secara simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan SOP. Analisis data menggunakan uji independent t-test. Hasil Penelitian : Suhu tubuh pada semua bayi sebelum diberikan intervensi berada di range 37,9-38,4 dan sesudah diberikan intervensi berupa ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) suhu tubuh bayi berada di 37,43 dengan selisihnya 0,70. Hasil uji independent t-test diperoleh P value 0,000 > 0,05 yang artinya suhu tubuh bayi mengalami penurunan. Maka ada pengaruh ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) terhadap penurunan suhu tubuh bayi usia 2-6 bulan pasca imunisasi pentabio. Kesimpulan : Dari hasil penelitian terdapat pengaruh ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) terhadap penurunan suhu tubuh bayi usia 2-6 bulan pasca imunisasi pentabio.

Background : Immunization is an effort to increase immunity in the baby's body and prevent serious life-threatening diseases. One of the effects or KIPI that accompanies post pentabio immunization is fever. Fever caused can be overcome by pharmacological and non-pharmacological means. Pharmacological methods that can be done are by giving antipyretics such as paracetamol while non-pharmacological methods, one of which can use hibiscus leaf extract compresses (Hibiscus rosa-sinensis L.). The purpose of this study was to determine the effect of hibiscus leaf extract (Hibiscus rosa-sinensis L.) on reducing the body temperature of infants aged 2-6 months after pentabio immunization. Research Methods : The research design used was quasi experimental design with pretest posttest control group design method, with a population of 38 babies and a sample size of 28 babies who were given hibiscus leaf extract (Hibiscus rosa-sinensis) for 2 days 2x for 10 minutes by simple random sampling. The research instrument used observation sheets and SOP. Data analysis using independent t-test. Research Results : Body temperature in all babies before being given the intervention was in the range of 37.9-38.4 and after being given an intervention in the form of hibiscus leaf extract (Hibiscus rosa-sinensis) the baby's body temperature was at 37.43 with a difference of 0.70. The results of the independent t-test test obtained a P value of 0.000> 0.05 which means that the baby's body temperature has decreased. So there is an effect of hibiscus leaf extract (Hibiscus rosa-sinensis) on reducing the body temperature of infants aged 2-6 months after pentabio immunization. Conclusion : From the results of the study there is an effect of hibiscus leaf extract (Hibiscus rosa-sinensis L.) on reducing the body temperature of infants aged 2-6 months after pentabio immunization.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30