HUBUNGAN STRES DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI SMA UNGGULAN CT ARSA FOUNDATION SUKOHARJO
Kata Kunci:
Stres, Gangguan Siklus Menstruasi, RemajaAbstrak
Background : Adolescence is the transition from childhood to adulthood, marked by reproductive development and physical and mental changes. 45% of women worldwide have experienced menstrual disorders (WHO, 2020).Purpose : the purpose of this study was to determine whether there is a reletionship of stress with cycle disorders in adolescent girls SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo. Research Methods : this research uses quantitative correlatio methode. The design of study using cross sectional. This research was conducted at SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo is August 13, 2025. the population in this study were all female students of class X,XI,XII totaling 285 with a sampel of 74 respondents, using a simple random sampling method. Measuring instrument with stress questionnaires and cycle disorder questionnaires, with processing editing, coding,scoring,tabulating, as for the analysis ofa using chi-square test α<0,05. Result : stress of SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo mostly experiencing stress moderate stress (55,4 %), some student experience menstrual cycle disorders are not normal as much (45,9%). Test Result statistic Uji chi -Square obtained value ( P -Value ) α<0,001 then calculated H1. Conclusion : there is relationship of stress with menstrual cycle disorders in adolescent girls SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo.
Latar belakang : Remaja adalah peralihan masa anak menuju dewasa ditandai dengan perkembangan reproduksi, perubahan fisik dan mental. 45 % Wanita didunia pernah mengalami gangguan menstruasi (WHO,2020). Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan stress dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo. Metode penelitian : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelation. Rancangan penelitian ini menggunakan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo pada 13 Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa remaja putri kelas X,XI, dan XII yang berjumlah 285 dengan sampel penelitian 74 responden, menggunakan metode Simpel random sampling. Alat Ukur dengan Kuesioner stres dan kuesioner gangguan siklus menstruasi, dengan pengolahan data editing, coding,scoring, tabulating, adapun analisis data menggunakan uji chi-square dengan α< (0,05). Hasil : Stres siswa remaja putri SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sebagian besar mengalami stress sedang (55,4 % ), Sebagian siswa mengalami gangguan siklus menstruasi yang tidak normal sebanyak (45,9 %.). Hasil uji statistic Uji chi -square didapatkan nilai (P-value) <α (0,001) maka H1 diterima. Kesimpulan : Ada hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo.


