GAMBARAN PENGETAHUAN TERAPIS DALAM PENCEGAHAN TERKENA JARUM SUNTIK DI VORTA BEAUTY CLINIC PALEMBANG
Kata Kunci:
Terapis, Jarum Suntik, PengetahuanAbstrak
Kecelakaan yang paling umum terjadi di pelayanan Kesehatan adalah tertusuk jarum suntik , yaitu jarum suntik yang dipakai pada pasien menusuk kulit seseorang petugas pelayana Kesehatan. Terapis merupakan tenaga ahli dalam melakukan berbagai jenis perawatan di klinik kecantikan, orang yang mendapat pendidikan dan pelatihan di bidang kecantikan dari lembaga pendidikan dan pelatihan kecantikan yang diakui oleh pemerintah, dinamakan juga penata kecantikan kulit, tubuh dan lainnya. Needle Stick Injury (NSI) merupakan cedera yang timbul akibat tertusuk atau tersayat oleh benda yang tajam atau runcing. Pengetahuan merupakan sekumpulan informasi, fakta, kemampuan, dan pemahaman yang diperoleh oleh individu melalui pengalaman, pembelajaran, atau penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran pengetahuan terapis dalam pencegahan terkena jarum suntik. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian deskrptif. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling sebanyak 30 responden. Berdasrkan hasil penelitian pengetahuan terapis dalam pencegahan terkena jarum suntik di vorta beauty clinic Palembang adalah berpengetahuan baik sebesar 74% dan, pengetahuan cukup 26%, dan pengetahuan kurang adalah 0.
The most common accident in healthcare is needlestick injuries, where a needle used on a patient punctures the skin of a healthcare worker. A therapist is an expert in performing various types of treatments in a beauty clinic, a person who has received education and training in the field of beauty from a government-recognized beauty education and training institution, also called a skin, body, and other beauty stylist. Needlestick Injury (NSI) is an injury that occurs due to being stabbed or cut by a sharp or pointed object. Knowledge is a collection of information, facts, abilities, and understanding acquired by an individual through experience, learning, or research. The purpose of this study was to determine the description of therapists' knowledge in preventing needlestick injuries. This study was conducted using a quantitative method with descriptive research. The sampling technique in this study was a total sampling of 30 respondents. Based on the results of the study, therapists' knowledge in preventing needlestick injuries at the Vorta Beauty Clinic in Palembang was good knowledge of 74% and, sufficient knowledge of 26%, and poor knowledge was 0


