GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERKAIT PENCEGAHAN INFEKSI NASOKOMIAL DI RSU GADING PLUIT JAKARTA UTARA
Kata Kunci:
Infeksi Nasokomial, Pengetahuan, SikapAbstrak
Latar Belakang: Infeksi nosokomial atau Healthcare-Associated Infections (HAIs) merupakan masalah serius dalam pelayanan kesehatan karena berdampak pada meningkatnya angka morbiditas, mortalitas, serta biaya perawatan pasien. Data WHO menunjukkan sekitar 8,7% pasien di rumah sakit mengalami infeksi nosokomial, dan di Indonesia angka kejadian mencapai 15,74% pada tahun 2023, melebihi standar Kementerian Kesehatan (<1,5%). Pencegahan infeksi sangat bergantung pada pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan, khususnya perawat sebagai tenaga yang paling sering berinteraksi langsung dengan pasien. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik, pengetahuan, dan sikap perawat terkait pencegahan infeksi nosokomial di RSU Gading Pluit Jakarta Utara. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan total sampling, melibatkan 25 perawat ruang rawat jalan. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan sikap (skala Likert). Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–30 tahun (72%), seluruhnya perempuan (100%), berpendidikan S1 (68%), dan memiliki masa kerja 1–5 tahun (52%). Tingkat pengetahuan perawat mayoritas baik (80%), dan sikap perawat juga mayoritas positif (72%). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa perawat di RSU Gading Pluit memiliki pengetahuan dan sikap baik dalam pencegahan infeksi nosokomial. Disarankan rumah sakit melakukan pelatihan dan workshop secara berkala untuk meningkatkan kompetensi dan mempertahankan sikap positif perawat.


