PENDIDIKAN ISLAM DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL

Penulis

  • Citra Solehati Sekolah Timggi Agama Islam (STAIN) Bengkalis
  • Chanifudin Sekolah Timggi Agama Islam (STAIN) Bengkalis

Kata Kunci:

Manajemen Sumber Daya Manusia, Pengelolaan Sumber Daya, Pendidikan Islam Multikultural, Dan Pembangunan, Pendidikan Dan Pembangunan Islam Multikultural

Abstrak

Indikasi ketidakefektifan pendidikan Islam adalah maraknya degradasi moral dan perilaku tercela, termasuk kekerasan, konflik, eksklusivisme, serta minimnya toleransi dan penghargaan terhadap sesama dalam segala bentuknya. Dari fenomena yang telah disebutkan sebelumnya, banyak pihak berpendapat bahwa penciptaan model pendidikan Islam multikultural sangatlah penting. Model ini menekankan pentingnya menghargai keberagaman, mengakui bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama terhadap pendidikan, dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi guna menciptakan lingkungan yang inklusif, demokratis, manusiawi, toleran, dan sinergis tanpa memandang latar belakang. Banyak pihak berpendapat bahwa penciptaan model pendidikan Islam multikultural sangatlah penting. Model ini menekankan pentingnya menghargai keberagaman, mengakui bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama terhadap pendidikan, dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi guna mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif, demokratis, manusiawi, toleran, dan sinergis tanpa memandang latar belakang seseorang.

 

Indications of the ineffectiveness of Islamic education are the rampant moral degradation and reprehensible behavior, including violence, conflict, exclusivism, and minimal tolerance and respect for others in all their forms. From the phenomena mentioned earlier, many parties argue that the creation of a multicultural Islamic education model is very important. This model emphasizes the importance of respecting diversity, recognizing that everyone has the same right to education, and eliminating all forms of discrimination in order to create an inclusive, democratic, humane, tolerant, and synergistic environment regardless of background. Many parties argue that the creation of a multicultural Islamic education model is very important. This model emphasizes the importance of respecting diversity, recognizing that everyone has the same right to education, and eliminating all forms of discrimination in order to encourage the creation of an inclusive, democratic, humane, tolerant, synergistic environment without considering one's background.

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-30