ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN DAN HAMBATAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SDN CILILITAN 02
Kata Kunci:
Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Inklusi, Hambatan Pembelajaran, Implementasi PembelajaranAbstrak
Pendidikan inklusi adalah cara penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Tujuannya adalah agar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bisa mendapatkan pendidikan yang sama di semua tingkat pendidikan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis hambatan yang dihadapi oleh guru-guru di SDN Cililitan 02 saat menerapkan pendidikan inklusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi dengan wakil kepala sekolah dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam implementasi pendidikan inklusi, antara lain: (1) Kurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan anak, (2) Keterbatasan sarana dan prasarana, (3) Kurangnya pelatihan dan kemampuan guru dalam mengajar ABK, (4) Belum tersedia guru pendaamping. Studi ini menunjukkan bahwa untuk menjadikan pendidikan inklusi lebih efektif, kita perlu melakukan perbaikan dalam pelatihan guru, menyediakan fasilitas yang memadai, serta meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat tentang pentingnya pendidikan inklusi untuk perkembangan anak.
Inclusive education constitutes a significant component of Indonesia's educational system. The objective is to ensure that children with special needs have access to an equivalent education at all levels of the educational system. The objective of this research is to examine the obstacles encountered by educators at SDN Cililitan 02 in the implementation of inclusive education. This research employs a descriptive qualitative methodology. Data were collected through interviews and document analysis with the vice principal and class teachers. The findings indicate that there are multiple challenges associated with the implementation of inclusive education, including: (1) A paucity of parental attention to children's development, (2) constrained facilities and infrastructure, (3) a dearth of teacher training and skills in teaching children with disabilities, (4) the absence of assistant teachers. This study demonstrates that to enhance the efficacy of inclusive education, it is imperative to refine teacher training, ensure the provision of adequate facilities, and elevate awareness among parents and communities regarding the significance of inclusive education for children's growth.




